Wisata Seram Di Malang

Ketika mendengar kata liburan, yang terbesit adalah suatu kesenangan, kebahagiaaan, keseruan dan kebersamaan. Setiap orang pasti menginginkan adanya liburan untuk membuat pikiran menjadi lebih fress dan menghilangkan penat yang ada. Namun bagaimana jadinya jika kebersamaan yang diharapkan bersama teman-teman, keluarga maupun pasangan nyatanya menjadi kebersamaan dengan sosok-sosok yang menakutkan dan kental dengan berbagai macam cerita misteri.

Suster Ngesot dan Pocong Juga Muncul

Malang, salah satu kota di Jawa Timur yang menjadi salah satu kota dengan destinasi wisata menarik selalu menyuguhkan tempat-tempat rekreasi yang menyenangkan dan edukatif. Beberapa diantaranya adalah Jatim Park 1 sampai dengan Jatim Park 3, Batu Night Spectakular, dan Museum Angkut yang menjadi andalan wisata kota tersebut. Tempat-tempat wisata tersebut memadukan antara hiburan kekinian dengan teknologi yang tengah berkembang.

Selain selalu meng-update tempat-tempat wisata yang memiliki banyak wahana permainan, Pemerinah Kota Malang juga tengah gencar memanfaatkan sumber daya masyarakatnya melalui kampung-kampung tematik. Kampung-kampung tematik yang telah diresmikan seperti kampung biru Arema yang berada di Embong Brantas, kampung warna-warni yang ada di Jodipan dan kampung tridi (3D) yang berada di jalan Temenggungan Ledok. Kampung Biru merupakan sebuah kampung dimana seluruh bangunannya berwarna biru, warna khas tim sepak bola kebanggaan kota apel tersebut. Kalau kampung warna-warni jelas seluruh bangunan di kampung tersebut di cat dengan warna beragam layaknya pelangi. Sedangkan untuk kampung tridi, konsepnya hamper sama dengan kampung biru arema atupun kampung warna-warni, seluruh bangunannya dicat dengan warna-warna yang canti, hanya saja di kampung tridi ini tembok-tembok bangunan diberi lukisan tiga dimensi sehingga memberi kesan nyata untuk setiap gambarnya.

Tak berhenti di situ saja, pemerintah kota Malang ternyata belum puas hanya dengan ketiga kampung tematik tersebut. Pasalnya, baru-baru ini wakil wali Kota Malang meresmikan satu lagi kampung tematik. Berbeda dengan tiga kampung tematik sebelumnya yang memberi kesan keindahan dengan permainan warna, kampung tematik terbaru ini justru memberikan kesan serem jika memasuki kawasannya. Ya, Kampung Keramat yang terletak di jalan Bali, kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen dipilih sebagai kampung tematik bernuansa horror. Kampung ini berada di Kawasan Tempat Pemakamanan Umum Kasin. Keberadaan kampung di tengah pemakaman besar ini menyempurnakan tema yang diberikan ke Kampung Keramat.

Nama Keramat yang sering terkait dengan cerita-cerita mistis ini sangat pas dengan tema yang dipilih. Selain itu, penduduk kampung yang memiliki profesi yang berkaitan dengan jenazah juga memperlengkap nuansa kampung. Penduduk kampung di Kampung Keramat kebanyakan berprofesi sebagai tukang gali kubur, tukang memandikan jenazah, juru rawat makam, dan tukang pembuat batu nisan. Ya, profesinya berkaitan dengan makam-makam juga.

Masih dengan permainan warna dan lukisan, kampung dengan nama yang sudah terkesan angker ini disulap menjadi kampung yang dipenuhi dengan gambar-gambar makhluk halus menyeramkan. Ketika anda memilih untuk menghabiskan liburan di kampung ini, penampakkan seperti kuntilanak, suster ngesot, dan pocong akan menemani waktu anda di sini. Makhluk-makhluk halus khas Indonesia ini memang sering dijadikan tokoh film dengan cerita misteri yang membuat bulu kudu merinding. Tetapi di sini, sosok-sosok itu justru dapat dijadikan sebagai tema atau latar untuk berfoto bersama ataupun foto selfi. Kalau menjadikan alam atau keindahan sebagai tempat mengabadikan momen, tema horror ini bisa dijadikan alternative untuk berfoto dengan yang tidak biasa dan unik.

Leave a Reply