Seram Dan Aneh! Di Tengah Hutan Sumedang Tiba-tiba Ditemukan Sebuah Mobil

Meski jaman sekarang perkembangan di berbagai bidang khususnya teknologi melaju sangat pesat, kejadian-kejadian berbau mistis diluar nalar masih banyak terjadi di sekitar kita. Salah satu kejadian mistis yang melekat adalah berita mengenai mobil yang tiba-tiba tersesat di hutan Sumedang. Kejadian tersebut terjadi di awal tahun 2017 tepatnya di bulan Maret. Beritanya pun segera menyebar luas mengingat kejadian yang hampir sama juga sempat terjadi sebelumnya.

Tak Ada Jalan Akses, Mobil Tiba-tiba Tersesat di Hutan Sumedang

Sebelumnya berita mengenai bus PO Garuda Mas dengan nopol B 7024 UGA jurusan Balaraja-Cepu yang tersesat di dalam hutan jati di daerah Cepu sudah cukup menghebohkan publik. Tak lama setelahnya kejadian hampir sama terulang lagi di tempat yang berbeda, tepatnya di daerah Sumedang. Aneh tapi nyata, mobil sirion putih yang dikendarai oleh Mochamad Solikhyanto tiba-tiba ada di tengah hutan di daerah Sumedang. Tepatnya di Blok Tamiang Lega, Desa Keredok, Kecamatan Jatigede, Sumedang.

Saat itu, ia bersama tiga penumpang lainnya berangkat dari Bandung hendak menuju ke Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Kejadian bermula saat Solikhyanto mencoba mencari jalan alternatif untuk menuju ke Kadipaten menggunakan bantuan Global positioning System (GPS). GPS tersebut mengarahkannya ke jalan Sumedang-Situraja-Wado. Solikhyanto pun melanjutkan mengemudi berdasarkan penujuk arah tersebut.

Setelah melewati Bundara Alamsari, Sumedang, mobil Daihatsu Sirion putih bernopol B 1460 WKS tersebut belok ke arah kiri pertigaan Warungketan Situraja menuju Desa Pajagan. Disinilah kejadian aneh tersebut bermula. Saat di jalan Pajagan, Solikhyanto mengambil jalan lurus ke depan. Seharusnya berbelok ke kanan masuk ke jalan proyek Jatigede.

Solikhyanto  menceritakan bahwa kondisi jalan yang dilaluinya lurus dan mulus. Namun sekitar pukul 10 malam, tiba-tiba saja mobil yang dikendarainya tidak bisa bergerak dan sudah berada di tengah hutan lebat. Setelah dilihat jalanan di depannya adalah jalan tanah berbatu dan tak bisa dilalui mobil. Karena mobil tak bisa bergerak maju, Solikhyanto dan tiga penumpang lainnya memutuskan untuk jalan kaki menyusuri jalan setapak sampai tiba di Desa Karedok tengah malam sekitar pukul satu dini hari.

Keesokan harinya, ia meminta bantuan warga desa setempat untuk mengevakuasi mobilnya. Mobil ditarik menggunakan jip berpenggerak empat roda, bersama warga, polisi, dan juga anggota TNI dan berhasil keluar dari hutan pada siang hari. Ternyata mobil yang dikendarai Solikhyanto tersebut adalah mobil ketiga yang tersesat di tengah hutan wilayah Sumedang tersebut.

Sebelumnya, di bulan Januari dua mobil sekaligus mendadak nyasar di tengah hutan tersebut. Padahal tak ada akses jalan satu pun yang bisa dilalui mobil. Letak Desa Karedok dikepung oleh Sungai Cimanuk serta hutan yang sangat lebat. Untuk menuju ke desa tersebut, satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah melalui jembatan gantung yang melintasi Sungai Cimanuk. Dan sekali lagi, tak ada jalan untuk mobil.

Anehnya, di dua kejadian yang sama tersebut, para pengemudi mobil mengaku mengikuti arah berdasarkan panduan GPS dengan jalan yang mulus dan lurus. Padahal tidak ada halan sama sekali untuk mobil. Di kejadian pertama yang terjadi di bulan Januari, satu mobil dikeluarkan dari hutan melalui Sungai Cimanuk. Pintu bendungan pun ditutup sementara supaya mobil bisa lewat. Itu pun dibantu pula oleh alat berat. Sementara satu mobil lainnya dikembalikan ke arah Situraja dan ditarik menggunakan truk.

Itulah kronologi kejadian aneh tapi nyata mengenai mobil yang tiba-tiba tersesat di hutan Sumedang.

Leave a Reply