Pesona Taman Nasional Kayan Mentarang

Pada perkembangan jaman yang semakin modern ini, banyak flora atau fauna yang justru mengalami kepunahan karena kurangnya perhatian serta pemeliharaan. Oleh karena itu, banyak didirikan cagar alam yang mana bertujuan untuk melindungi tumbuhan-tumbuhan langka dan juga satwa yang nyaris mengalami kepunahan atau sudah langka. Hal ini agar flora dan fauna yang sudah langka atau bahkan hampir mengalami kepunahan dapat dipelihara dengan baik. Sehingga flora fauna yang harusnya dilindungi akan terjaga dalam cagar alam ini. Salah satu cagar alam yang di dirikan oleh Menteri Pertanian Indonesia adalah Taman Nasional Kayan Mentarang yang terletak di pulau Kalimantan.

Nama Kayan dan Mentarang ini diambil dari nama sungai yang ada di sekitar kawasan taman nasional yaitu sungai Kayan yang mana berada di selatan dan sungai Mentarang yang mana berada di utara. Namun ada yang mengatakan bahwa nama kayan ini diambil dari nama dataran tinggi atau plato yang ada di pegunungan sekitar yang bernama Apau Kayan. Cagar Alam Kayan Mentarang ini memiliki kawasan hutan yang terbagi dua, yaitu hutan primer dan hutan sekunder terbesar yang sudah tua yang masih tersisa di Kawasan Asia Tenggara dan juga Pulau Borneo. Hutan ini membentang di bagian utara Kalimantan Timur yang berada tepat di daerah Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan dan Bulungan yang berbatasan langsung dengan Sabah dan Sarawak, Malaysia.

Keanekaragaman di Taman Nasional Kayan Mentarang

Di Cagar Alam Kayan Mentarang ini terdapat banyak tumbuhan dan juga satwa yang bernilai tinggi, entah itu jenis langka atau jenis yang dilindungi. Beberapa tanaman atau tumbuhan yang ada di Kayan ini diantaranya adalah pulai (Alstonias scholaris), ramin (Gonystylus bancanus), jelutung (Dyera costulata), agathis (agathis borneensis), rengas (Gluta wallichii), gaharu (aquilaria malacensis), kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), aren (Arenga pinnata), selain itu juga terdapat beragam jenis anggrek, kantong semar dan palem. Terdapat juga beberapa tanaman atau tumbuhan yang belum semuanya dapat diidentifikasi. Hal ini dikarenakan beberapa merupakan tumbuhan baru yang ada di Indonesia.

Di Taman Nasional Kayan Mentarang juga terdapat jenis mamalia berkisar hingga 100 jenis yang mana 15 jenis diantaranya adalah endemik, 8 jenis primata, dan lebih dari 310 jenis burung dengan 28 jenis diantaranya adalah endemik Kalimantan yang telah didaftarkan oleh International Commintte for Bird Protection (ICBP) sebagai jenis satwa yang sudah nyaris terancam punah. Terdapat juga beberapa jenis mamalia yang langka seperti macan dahan (Helarctos nebulosa), lutung dahi putih (Presbytis frontata frontata), beruang madu (Helarctros malayanus euryspilus) dan juga banteng (Bos javanicus lowi).

Selain itu juga terdapat sungai-sungai di kawasan Taman Nasional ini seperti Sungai Kayan, Sungai Bahau, dan Sungai Mentarang yang mana digunakan sebagai jalur transportasi untuk menuju kawasan. Dalam perjalanan, anda dapat melihat berbagai jenis satwa yang ada di sekitar sungai dan juga kelincahan dari longboat yang akan melewati jeram atau melewati dan melawan arus deras sungai. Sekitar 20.000 hingga 25.000 terdapat kelompok etnis Dayak yang mana tinggal di kawasan taman nasional ini seperti Punan, Kenyah, Lun Daye dan Lun Bawang. Etnis ini memiliki pengetahuan kearifan budaya yang sesuai dengan prinsip konservasi.

Hal ini menjadi salah satu pesona dan keunikan dari Taman Nasional Kayan Mentarang ini dimana masyarakatnya memiliki kemampuan untuk melestarikan anekaragam hayati yang ada di dalam kehidupan. Seperti jenis padi yang terpelihara dengan baik untuk kelangsungan kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu banyak juga peninggalan arkeologi berupa alat-alat dari batu dan juga kuburan. Hal ini menjadi salah satu yang mengagumkan dari Taman Nasional ini. Banyak sekali jenis flora dan fauna yang langka dan dilindungi disini. Sehingga tidak mengalami kepunahan.

Please follow and like us:

One Reply to “Pesona Taman Nasional Kayan Mentarang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *