Home > Mistis > Asal Mula Kisah Penampakan Wewe Gombel

Asal Mula Kisah Penampakan Wewe Gombel

Hantu wewe gombel adalah salah satu sosok hantu yang terkenal di tanah Jawa. Wewe gombel merupakan istilah yang menggambarkan roh jahat yang suka menculik anak-anak. Mitos mengenai hantu ini pada mulanya berkembang di daerah Semarang, Jawa Tengah. Nama Gombel sendiri diambil dari nama sebuah bukit yang ada di daerah tersebut yaitu bukit Gombel. Saat menuju ke Semarang atas dari kota bawah, maka anda akan melewati lereng bukit Gombel. Di puncak bukit tersebut terdapat sebuah bangunan tua yang dulunya adalah hotel Sky Garden. Di kawasan itulah asal mula kisah penampakan wewe gombel yang kemudian mulai menyebar secara luas.

Bangunan hotel tersebut berada di atas lahan seluas 12 hektare. Hotel ini mempunyai 24 kamar, ruang meeting, bar, kolam renang serta ada pula sekitar 20 kamar yang terpisah terletak dekat dengan kolam renang. Terakhir kali, hotel tersebut ditinggali oleh beberapa orang yang merupakan bekas penjaga hotel tersebut. Kondisi tempat itu sekarang sudah tidak terawat. Rimbunnya pepohonan menutupi hotel tersebut sehingga semakin tampak sebagai tempat yang angker. Hotel itu didirikan pada tahun 1970-an dan mengalami kejayaan pada tahun 1980-an. Hanya saja hotel tersebut ditutup pada akhir 1982 karena masalah sengketa yang terjadi antara pemilik dengan pihak bank.

Mitos Penampakan Wewe Gombel

Konon, beredar kabar bahwa bekas hotel Sky Garden tersebut menjadi markas hantu wewe gombel. Hantu wewe gombel sendiri merupakan jelmaan dari seorang perempuan yang mati bunuh diri di sebuah pohon yang ada di kawasan bukit Gombel tersebut. Menurut cerita yang ada, perempuan tersebut memergoki suaminya yang selingkuh dengan perempuan lain. Karena tak mampu memendam amarah atas penghianatan suaminya itu, perempuan tersebut memilih untuk membunuh suaminya. Warga Gombel yang mengetahui hal tersebut mengejar perempuan itu untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Karena tak kuasa untuk bertahan dan menjaga harga dirinya sebagai seorang wanita, ia memutuskan untuk bunuh diri. Penampakan wewe gombel yang selama ini diceritakan adalah roh dari perempuan tersebut.

Menurut mitos yang beredar di tengah-tengah masyarakat, wewe gombel adalah penampakan dari hantu wanita yang suka menculik anak-anak dengan alasan membela mereka. Setelah orang tua menyesal, wewe gombel akan menunjukkan dimana anaknya disembunyikan. Wewe gombel bisa berubah wujud menjadi siapapun. Namun ada satu hal yang menjadi karakteristik dari hantu ini adalah mempunyai ukuran payudara sangat besar yang menyerupai buah pepaya. Setelah menculik anak-anak, si wewe gombel akan menyembunyikannya di suatu tempat. Sementara dalam penculikan, anak-anak tersebut akan diberikan makanan yang lezat. Tapi makanan tersebut adalah kotoran manusia yang telah diubah supaya anak-anak menyukainya.

Tujuan pemberian makanan tersebut adalah untuk membuat anak-anak yang diculik menjadi bisu. Sehingga setelah bertemu dan kembali kepada orang tuanya nanti mereka tidak bisa menceritakan bagaimana penampakan wewe gombel dan wujudnya yang menyeramkan. Terkait sebutan markas wewe gombel yang dialamatkan pada bangunan bekas hotel ini, tak satupun penjaganya yang mau menceritakan pengalamannya selama tinggal disana. Cerita wewe gombel ini juga kerap dijadikan para orang tua untuk menakut-nakuti anaknya agar tidak keluar rumah sendirian. Terlepas dari ada tidaknya wewe gombel, popularitas hantu wanita satu ini tak banyak terpengaruh oleh perkembangan jaman. Saat ini mitos hantu wewe gombel telah menyebar luas bukan hanya di daerah Semarang, tapi juga di daerah Purworejo, Klaten, Sragen, Yogyakarta, dan Wonogiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *