Misteri Kuda terbang Di Gunung Manglayang Jawa Barat

Gunung Manglayang merupakan jajaran gunung yang berasal dari letusan besar gunung Sunda Purba yang terjadi sekitar 3 juta tahun lalu. Gunung yang sama seperti Gunung Burangrang, Tangkuban Parahu dan Bukit Tunggul. Gunung Manglayang memang tidak begitu terkenal bagi para pendaki karena ketinggiannya saja hanya di titik 1818 mdpl, padahal jika sudah di puncaknya pemandangan yang disuguhkan sama halnya seperti gunung-gunung dengan ketinggian di atas 2.000 mdpl bila menggunakan jalur Barubereum.

Bukan hanya soal keindahan saja yang dibahas ketika kita membicarakan Gunung Manglayang melainkan setiap gunung memiliki kisah mistisnya masing-masing dan Gunung Manglayang juga menyimpan hal yang misterius.

Terdapat tujuh misteri di Gunung Manglayang

Misteri Kuda terbang

Nama ‘Manglayang” sendiri di ambil dari kata ‘Layang’ yang artinya terbang, konon ceritanya berawal dari seekor kuda Semprani terjatuh yang terperosok dan juga terjebak di lereng gunung Manglayang dan tak bisa melepaskan diri dari semak-semak yang membelit dirinya.

Misteri Batu Kuda di Gunung Manglayang

Msiteri Batu Kuda ini adalah cerita lanjutan dari Kuda terbang. Kuda Semprani ini tidak bisa membebaskan diri dari semak-semak itu dan ia pun semakin lama ditelan oleh waktu ia berubah menjadi batu. Masyarakat sekitarpun mempercayai bahwa batu besar yang menyerupai kuda ini merupakan kuda Semprani yang menjadi batu, dan kuda ini terletak di jalur pendakian batu kuda.

Misteri Batu Kursi

Kisah di ceritakan itu kuda Semprani yang terperosok itu di tunggangi oleh Prabu Layang Kusuma atau Eyang Prabu, karena ia merasa putus asa dan ingin menunggu kudanya maka ketika itu ia menunggu kuda Semprani tersebut di atas kursi, kursi inilah yang sekarang disebut dengan Batu Kursi.

Misteri Batu Lawang

Bukan hanya saja Batu Kuda dan Batu Kursi, Manglayang mempunyai misteri lain yaitu Batu Lawang, dimana terdapat batu kembar yang berdiri sejajar yang mempunyai gerbang. Karena batu yang aneh ini banyak masyarakat yang mempercayai bahwa batu ini bisa mewujudkan keinginan karena itulah banyak orang yang mengadakan ritual dan menyiapkan sesajen bahan mereka yang datang kesana harus izin kepada kuncen dan para ruh penunggu terlebih dahulu.

Misteri Nenek yang sering menampakkan diri

Pada suatu hari ada dua rombongan yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Manglayang, belum sampai menuju basecamp, ada seorang perempuan yang tiba-tiba pingsan yang terpaksa harus di pulangkan kerumahnya dan tak bisa melanjutkan pendakian. Keesokan harinya setelah perempuan itu siuman ia mengalami sesuai dan ingin menceritakannya. Bahwa saat ia mengalami pingsan saat itu seolah-olah ia melakukan pendakian di Gunung Manglayang. Singkat cerita ketika hari mulai sore ia dan teman-temannya membuat api unggun. Kemudian perempuan itu tiba-tiba ingat ibunya dan langsung mencari sinyal telephone untuk menghubungi ibunya, belum ia menelpon ibunya malah ada yang memanggil namanya sebanyak tiga kali. Karena penasaran ia mengecek semak-semak dan tidak melihat siapa-siapa. Malah suara itu berubah menjadi cekikikan, ia merasa takut dan berlari menuju teman-teman yang sedang berkumpul di api unggun.

Dan ketika itu ada bayangan hitam menyerupai nenek-nenek yang sedang membungkuk, sontak ia berteriak dan ternyata hanya ia yang melihatnya teman-temannya tidak melihat bayangan itu, karena sudah larut malam dan semua sudah tertidur termasuk perempuan itu, namun ia tiba-tiba terbangun dan tak menyangka tepat di depan wajahnya ada seorang nenek-nenek yang menyeringai cekikikan sambil menjilati telinganya sontak ia berteriak dan menangis sampai pingsan, dan setelah sadar ia sudah ada di rumahnya. Setelah di telisik ternyata nenek-nenek tersebut memang penunggu di Gunung Manglayang ini.

Leave a Reply