Kisah Seram Ruko Di Utara Kota Surabaya Yang Dihuni Mahluk Ghaib Seram

Bangunan kantor milik ayah yang berada di sebelah utara kota Surabaya, bangunan ini digunakan ayah untuk kantor ekspedisi dan sejak tahun 2011, setelah 10 tahun tidak ditempati, mungkin ada yang menghuni tapi tidak pernah ada yang betah lama untuk menetap disana. Kantor ini bisa dibilang angker, dan katanya ada sebuah portal yang menuju dimensi lain diarea komplek ruko tersebut, karena memang dekat dengan pelabuhan dan sering kali kantor ini digunakan sebagai singgah makhluk – makhluk gaib yang ikut naik kekapal menyebrangi pulau satu ke pulau lainnya.

Banyak gangguan di kantor ini, mulai dari suara – suara aneh, kursi dan barang – barang yang berpindah – pindah sampai muncul penampakan sosok makhluk penghuni dan makhluk – makhluk yang singgah.

Aku akan bercerita beberapa kejadian yang terjadi diruko milik ayahku yang dialami langsung oleh beberapa orang yang pernah menghuni ruko tersebut ;

Kejadian ini terjadi sekitar setahun yang lalu, terjadi di lantai 2 ruko milik ayahku, waktu itu ada 4 orang pegawai kebetulan pegawai tersebut wanita, sebut saja namanya mbak mawar, mbak melati, mbak bunga, mbak alice. Mbak melati bekerja dibagian keuangan, sedangkan mbak mawar, mbak bunga, mbak alice bekerja dibagian admin dan pemasaran. Di pagi hari tiba – tiba  ada salah satu orang dibagian operasional kantor sebut saja mas bambang, dia naik ke lantai 2, biasanya jika ada orang operasional naik ke lantai 2 kalau tidak mau ngurus dokumen barang atau minta uang operasional kebagian keuangan.

Ketika mas bambang masuk ke ruangan mbak mawar, mbak mawar menyapa dong seperti biasa, menanyai kerjaanya atau sekedar bercanda – canda, karena mas bambang terkenal suka menimpali bercandaan, tapi entah kenapa pagi itu mas bambang sangatlah beda dari biasanya yang cerewet yang bercanda, saat itu mas bambang cuma diem aja.

Setelah masuk keruangan mbak mawar, mbak mawar menyapa dan sebagainya, mas bambang hanya berjalan mendekati mbak mawar dan menyodorkan tangannya seperti meminta sesuatu, mbak mawar tidak berpikir sesuatu yang aneh, mungkin mas bambang sedang banyak masalah di kerjaan atau banyak masalah di keluarganya, mbak mawar sudah paham minta uang operasional, lalu mbak mawar buka laci dia ambil uang Rp50.000 dan ngasih ke mas bambang, mbak mawar bilang “ini uangnya, nanti rinciannya jangan lupa dikasih ke aku loh ya” kata mbak mawar , tapi tetep mas bambang konsisten dengan diemnya dia tidak menjawab habis nerima uangnya dia langsung pergi, pada saat itu yang melihat mas bambang masuk keruangannya mbak mawar tidak hanya dia, tapi juga mbak melati yang melihat mas bambang masuk untuk meminta uang operasional.

Nah siang harinya setelah itu mas bambang naik lagi ke lantai 2, tapi kali ini beda, dia bukan yang pendiam kaya tadi tapi selayaknya mas bambang pada normalnya yang menyapa dia yang bercanda kesana kemari dan masuk ke ruangan ke mbak mawar lagi. Disitu dia minta uang operasionalnya, mbak mawar bingung dong “loh, uang yang tadi pagi gimana, rinciannya mana, kok sudah minta uang lagi”. Mas bambang kaget, dia bilang dia baru naik ke lantai 2 baru siang ini dari tadi pagi dia di lantai 1 gak naik sama sekali, tapi mbak mawar ngotot bahwa dia melihat pakai mata kepalanya sendiri kalau mas bambang naik ketas dan meminta uang dan mbak mawar ngasih. Mas bambang tetep ngotot bahwa dia gak naik ke lantai 2 dari pagi, ditanyain sama anak – anak dibawah pun dibenerin kalau mas bambang dari pagi di lantai 1.

Mbak bunga dan mbak alice yang berada dilantai 2 kalaupun ada yang mau naik ke lantai 2 harusnya ngelewatin meja mereka berdua, dan mereka tidak melihat ada orang yang lewat, dan sampai saat itu ributlah 1 kantor setelah kejadian tersebut. Bingung siapa yang tadi pagi naik ke lantai 2, karena saksinya ada 2 loh ada mbak mawar dan mbak melati yang liat mas bambang minta uang operasional. Akhirnya saat itu ya udahlah gak usah dibahas lagi, dan nanti bakalan ada cerita yang nyeritain tentang makhluk yang menyerupai orang lain ini.

Leave a Reply