Kisah Pocong Culi Yang Membuat Geger Warga

Kisah ini dituturkan oleh beberapa masyarakat sekitar yang merasa mengalami kejadian menghebohkan tersebut. Kejadian ini terjadi beberapa tahun yang lalu di salah satu daerah di Yogyakarta. Kisah pocong culi ini sempat membuat geger warga sekitar dan membuat kampung menjadi sepi dari aktivitas di malam hari.

Memang, pocong dianggap sebagai salah satu hantu yang paling menyeramkan. Tidak jarang setiap orang yang melihat penampakan pocong akan lari terbirit-birit. Selain menyeramkan, pocong juga tampak sangat nyata dengan bentuknya yang menyerupai manusia ketika masih hidup. Lalu, bagaimana kisah ini bermula?

Kematian yang Wajar

Dikisahkan pada waktu itu ada warga yang sedang sakit keras di rumahnya. Orang Jawa mengatakan bahwa ia menderita sakit tua atau sakit yang memang disebabkan oleh usia yang sudah semenjana. Beragam jenis pengobatan sudah dilakukan oleh keluarga, namun seseorang tersebut tetap tidak bisa sembuh.

Keluarga yang mulai putus harapan memutuskan untuk melakukan perawatan di rumah sebisanya. Tidak jarang, mereka juga membacakan beberapa doa demi kesembuhan anggota keluarganya tersebut. Namun, seseorang tadi hanya terkapar dan tidak bisa berbuat apapun selain pandangannya melolong ke atas.

Beberapa hari setelah kondisi yang sangat parah tersebut, seseorang tersebut akhirnya meninggal dunia. Keluarga bisa menerima karena memang mereka menyadari bahwa kematian anggota keluarga mereka hanya tinggal menghitung hari saja. Oleh karena itu, ketika anggota keluarga tersebut meninggal, secara mental mereka sudah kuat. Setelah itu, mereka melakukan upacara penguburan sesuai adat yang berlangsung.

Kelalaian Petugas

Hari menjelang sore ketika rombongan jenazah tiba di makam. Sebut saja Karta dan Nyata, petugas makam sudah siap di area makam untuk membantu penguburan tersebut. Upacara penguburan berlangsung dengan cukup lancar hingga jenazah dimasukkan ke liang lahat. Namun, Karta yang malamnya begadang dan belum tidur tampak seperti orang yang linglung.

Ia menerima jenazah dan langsung menempatkannya pada liang yang sudah disiapkan sebelumnya. Kedua petugas tersebut lantas membuka tali pocong pembungkus jenazah. Naas, Karta lupa membuka tali ujung pocong yang mengikat area kepala. Ia tidak sadar dan lantas berdiri untuk memasukkan tanah ke dalam liang lahat tersebut.

Penampakan Pocong di Sekitar Makam

Tidak ada hal aneh yang terjadi ketika upacara pemakaman tersebut selesai. Keluarga dari jenazah tinggal beberapa saat di makam untuk memberikan penghormatan terakhir dan menaburkan beberapa bunga. Mereka lantas bergegas untuk pulang ketika petang mulai menjelang di ufuk langit sebelah barat.

Kejadian aneh mulai dialami warga sekitar ketika tengah malam menjelang. Area makam tersebut memang tergolong cukup sepi meskipun di sekitarnya terdapat jalan desa. Nyata, yang pada saat itu pulang dari ronda tampak melewati jalan setapak samping makam yang sedikit gelap. Ia tampak tidak mempedulikan keadaan sekitar sampai ia mendengar sesuatu.

“Culi, culi”

Nyata pun menghentikan langkah dan mencari sumber suara. Ia tidak mendapati satu orang pun di sekitar tempat tersebut. Namun, bunyi itu kembali muncul. Seketika, ada sesosok pocong muncul di hadapan Nyata. Alhasil, Nyata langsung pucat dan terbirit-birit.

Melakukan Pembongkaran

Setelah penampakan yang dilihat oleh Nyata, kondisi desa tersebut begitu mencekam dan warga tidak ada yang berani lewat daerah makam pada saat malam hari. Teror pocong culi bertahan beberapa saat hingga akhirnya tanpa diketahui muasalnya Karta ingat bahwa ia lupa melepas tali pocong tersebut.

Hari menjelang siang ketika warga memutuskan untuk melakukan pembongkaran makam. Benar saja, ketika dibongkar, ada satu tali pocong yang belum dilepas. Setelah tali pocong tersebut dilepaskan dan dilakukan upacara pemakaman ulang yang pantas, teror pocong culi yang meminta tali pocong nya dilepaskan tersebut tidak terjadi lagi.

Leave a Reply