Kisah Nyata Seorang Janda yang Melakukan Pesugihan Tuyul

Dengan harta, setiap orang bisa membeli apa yang diinginkannya. Itulah kenapa setiap orang pasti ingin memiliki harta melimpah. Sayangnya, beberapa orang justru memilih jalan pintas. Bukannya bekerja keras, tapi malah melakukan pesugihan. Pesugihan tuyul misalnya, seperti yang dilakukan oleh seorang janda berinisial Y ini. Ya, janda yang sudah setahun dtinggal suaminya yang kecelakaan ini memang harus menghidupi 2 anaknya yang masih kecil-kecil sendirian. Menjadi tulang punggung keluarga ternyata membuatnya menyimpang dari agama sehingga memutuskan untuk pergi ke dukun.

Rintihan Kesakitan Setiap Malam Menyusui Tuyul

Janda 2 orang anak ini meutuskan untuk memilih pesugihan tuyul karena dirasa paling ringan resikonya. Namun, ia diberi syarat harus menyusui tuyulnya setiap malam. Tak seperti yang dibayangkan, ternyata menyusui tuyul tidaklah sama dengan menyusui anak, karena rasa sakitnya luar biasa. Sesekali ia merintih kesakitan. Pada suatu malam, salah satu anaknya mendengar ibunya merintih kesakitan. Segeralah diketuk pintu kamar dan menanyakan ada apa gerangan ibunya merintih kesakitan. Namun, karena tugasnya belu selesai, ia tak menghiraukan panggilan anaknya dan tetap melanjutkan menyusui tuyulnya dengan menahan rasa sakit yang amat dalam.

Menyusui tuyul setiap malam ternyata membuat tubuhnya semakin lama semakin kurus. Namun, semakin hari semakin banyak pundi-pundi uang yang didapat dari tuyulnya. Target utamanya adalah tetangga satu kampung di samping rumah saya yang merupakan seorang pengusaha kaya di bidang rental mobil. Karena pengusaha rental mobil tersebut merasa aneh dengan hilangnya uang miliknya setiap hari, beliau memanggil saudaranya dari Jawa Timur yang memang memiliki penglihatan supranatural.

Akibat Tuyul Tertangkap

Suatu malam, pengusaha rental mobil itu sedang berbincang dengan saudaranya dari Jawa Timur tersebut. Ia menceritakan semua kejadian janggal yang akhir-akhir ini dialaminya hingga larut hampir tengah malam. Tiba-tiba, daun-daun di pepohonan depan rumahnya bergerak. Ternyata tuyul milik si janda tersebut sedang akan berkasi kembali. Sayang seribu sayang, saudara dari pengusaha rental mobil itu bisa melihatnya. Segeralah ia mengambil segelas kopi yang ada di depannya dan menyiramkannya ke tuyul tersebut.

Karena tak bisa melihat makhluk gaib, pengusaha rental mobil tersebut terheran-heran kenapa kopinya dibuang begitu saja. saudaranya tersebut hanya diam dan disuruh menunggu beberapa saat karena nanti akan tau sendiri jawabannya. Jawaban tersebut semakin membuatnya bingung.

Benar saja, beberapa saat kemudian, janda 2 orang anak pemilik tuyul tersebut datang dengan muka yang seperti habis ketumpahan kopi hitam. Dari situlah pengusaha rental tersebut sadar kalau kopi yang disiramkan saudaranya tadi. Akhirnya, saudaranya tadi menjelaskan kalau si janda ini memiliki tuyul yang tadi disiramnya menggunakan segelas kopi.

Mendengar penjelasan seperti itu, pengusaha rental mobil tersebut marah besar kepada janda 2 anak itu. Si janda pun menangis sambil memohon maaf karena selama ini telah mengambil banyak harta miliknya melalui tuyulnya. Beruntung salah satu tokoh kampung datang untuk menengahi. Singkat cerita, kesepakatan terjadi di mana janda tersebut akan mengembalikan semua harta yang diambilnya.

Namun, pagi harinya janda tersebut terliht lemas setelah bangun tidur. Ia seakan tak punya kekuatan untuk bangun dari tempat tidurnya. Anak-anaknya pun menangis sekencang-kencangnya melihat kejadian ini. Sontak para tetangga datang, termasuk para tokoh agama. Ternyata, ajalnya sudah sangat dekat. Tapi, sakaratul mautnya begitu lama dan sangat menyakitkan. Setelah dibacakan doa oleh seorang tokoh agama di kampungnya, ia pun akhirnya enghembuskan nafas terakhir dengan keadaan mata melotot dan memerah.

Leave a Reply