Kisah Mistis Di Ganggu Hantu Korban Jaman Penjajahan Jepang

Kalau tiba-tiba, kamu didatangi seorang wanita belanda yang meminta tolong, apa yang akan kamu lakukan? Kisah ini terjadi sekitar 5 tahun yang lalu, tapi masih begitu teringat di benakku. Cerita ini terjadi tepat di hari ulang tahunku, yang ke duapuluh tahun. Mungkin ini akan menjadi kisah yang tak akan terlupakan. Kenanganku bertemu dengan seorang wanita belanda bernama maria, yang begitu anggun, cantik dan rupawan. Tentunya kisah mistis ini, tidak hanya menjadi kisah yang menakutkan tetapi juga memilukan.

Setiap malam, aku harus bekerja sebagai satpam. Untuk membantu biaya kuliah di sebuah universitas. Keluargaku memang keluarga pas-pasan, sehingga aku harus membantu semua biayanya. Hari itu, hujan dari sore, membuatku malas untuk berangkat kerja. Dengan suara lembutnya, ibu pun berkata “ hendra, kok belum berangkat? Aku pun menjawab, iya bu.

Jika di suruh memilih aku ingin tiduran, karena tidak tahu malam itu terasa malas sekali buat berangkat. Akhirnya aku pun memilih untuk berangkat kerja memakai sepeda motor, yang selalu menemaniku. Sekitar lima belas menit, sampai di sebuah bangunan megah dekat dengan jalur pantura. Aku, idris, bakri dan nurdin harus bertugas di blok iv. Tempat itu berada di bagian belakang dan terkenal angker. Banyak anggota lain, yang sering mengalami hal menakutkan di blok itu.

Malam itu adalah malam jumat kliwon. Suasana mistisnya lebih teras. Apalagi gerimis pun tidak mau berhenti sejak sore, membuat suasananya semakin menyeramkan. Komandan jaga, nurdin pun membagi tugas jaga ke semua anggotanya. Aku bertugas melakukan kontrol pada pukul 00.000 dan 02.00. Malam pun semakin larut, akhirnya aku bertugas untuk melakukan kontrol. Aku pun langsung berjalan menuju ke bagian belakang bangunan megah ini.

Ketika berjalan., rasanya seperti mencium bau rampai yang bercampur dengan bau bangkai. Apalagi tiba-tiba, di depanku muncul seorang wanita berambut pirang dan berkulit putih, memakai pakaian seperti gaun belanda zaman dulu. Dia sambil menggandeng seorang anak perempuan dan menghilang begitu saja di gang. Yang aneh, aku malah tergugu dan terdengar suara wanita “ gij zult begnijpen in de tijd “ artinya pada saatnya kamu akan mengerti”.

Kisah mistis ini tidak berhenti sampai di situ saja, sesampainya di pos jaga, wajah ku begitu pucat dan mengeluarkan keringat dingin. Ditanya pun, aku hanya memberikan tatapan kosong. Bakri pun langsung menyiramkan air ke wajahku dan langsung membuatku tersadar. Aku pun langsung menceritakan apa yang telah aku alami dan mereka semua pun memahaminya. Nurdin langsung mengisyaratkan, bahwa tugas pengontrolan harus dilakukan bersama-sama.

Hari pun berlalu, tidak ada hal yang berarti. 2 hari sebelum hari ulang tahunku pada tanggal 10 november. Malam itu terasa begitu panas, pengap dan tipis. Setelah shalat isya pun, mata begitu ngantuk dan tertidur di atas sajadah. Aku pun terbangun jam 2 dini hari. Aku bermimpi, bertemu dengan seorang wanita berambut pirang, kulit putih dan memiliki senyum manis. Dia pun mengenalkan diri, maria namanya. Dia ingin meminta tolong pada aku.

Maria menceritakan apa yang telah terjadi dengan keluarganya, yang di bunuh begitu saja dengan kejam. Cerita yang begitu pilu, akibat para serdadu jepang. Maria pun menunjukkan sebuah gedung tua di desa kami. Maria pun hanya meminta untuk mendoakan keluarganya di hari ulang tahun ku. Aku pun menceritakan semua kisah mistis itu kepada bapak ibu. Dan mereka pun menyetujuinya untuk melakukan dia demi keselamatan maria sekeluarga

Leave a Reply