Kisah Misteri Rumah Dinas Gubernur Sulsel Yang Angker dan Megah

Rumah peninggalan kolonial belanda di indonesia banyak sekali. Bangunan tersebut masih dijaga dengan baik dan digunakan untuk gedung pemerintahan. Salah satunya adalah rumah dinas gubernur sulawesi selatan. Memiliki halaman yang luas dan pohon rindang, membuat suasana disini sangat sejuk. Namun bangunan ini menyimpan banyak kisah misteri yang menakutkan.

Bangunan Angker Peninggalan Kolonial Belanda

Rumah dinas gubernur sulsel ini berada di jalan sam ratulangi makassar. Bangunan ini termasuk cagar budaya yang dilindungi di makassar. Didalamnya menyimpan berbagai kisah tersendiri yang menyeramkan. Rumah peninggalan kolonial belanda ini dulu pernah ditingali oleh presiden sukarno, saat berada di kota makassar.

Presiden sukarno menginap di kamar yang ada di pojok kiri  rumah. Presiden megawati juga pernah menginap di gedung ini. beliau menginap di kamar lantai 2. Rumah ini dulu dibangun  untuk dipersembahkan ke ratu wilhelmina. Sudah beberapa kali dialihfungsikan menjadi beberapa fungsi. Pernah dijadikan rumah jabatan gubernur hindia  belanda.  Kemudian dijadikan istana kepresidenan indonesia timur dan terakhir dijadikan rumah jabatan gubernur sulsel.

Konon katanya beberapa orang pernah melihat penampakan di gedung ini. salah satunya penampakan none belanda.  Hantu none belanda tersebut tinggal di kamar yang pernah ditinggali oleh presiden soekarno. Ketika memasuki gedung ini, memang terlihat menyeramkan dan membuat bulu kuduk merinding. Suasananya panas namun membuat tubuh kedinginan.

Luas rumah dinas gubernur sulses ini sekitar 1800 meter persegi. Terdiri dari ruang oval yang digunakan menerima tamu, kamar utama, ruang keluarga dan dapur. Ketika berada di kamar yang pernah ditepati presiden soekarno terasa sekali suasana mistisnya. Ruangan tersebut ditata dengan rapi, masih suasana khas belanda. Membuat suasananya emakin menyeramkan.

Gubernur sulses juga menceritakan bahwa hantu none belanda sering mendatangi orang yang tinggal di rumah tersebut melalui mimpi. Dia  meminta bunga ke orang yang dimimpinya dalam jumlah banyak dan warna – warni. Bahkan gubernur pernah merasakan mimpi tersebut. Dan akhirnya beliau memesan bunga plastik sebanyak 2000 bunga.

Dia letakan bunga tersebut di setiap sudut ruangan. Tapi sayangnya gubernur sulsel salah mengartikan mimpi tersebut. Dia tetap dihantui oleh hantu none belanda tersebut. Gangguan hantu tersebut semakin menjadi, dengan muncul suara-suara aneh dari piano tua  di gedung tersebut. Piano tua sering berbunyi sendiri di tengah malam yang sepi. Membuat suasana di gedung ini semakin menyeramkan.

Untuk mengatasi gangguan tersebut, gubernur memberikan bunga hidup di kamar yang ditinggali presiden soekarno. Ini membuat gangguanya agak mereda. Hantu none belanda tidak datang ke mimpinya lagi. Bunga-bunga tersebut ditata dengan rapi dan diganti secara rutin. Sehingga aroma mistik di kamar tersebut sedikit hilang.

Tidak bisa kita pungkir, hampir semua gedung peninggalan belanda pasti ada penghuninya. Karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di gedung tersebut. Di masa penjajahan belanda, ada banyak pembataian yang terjadi. ada banyak orang yang terbunuh dengan cara yang sadis. Mereka meninggalkan kisah yang menyeramkan dan menunggu bangunan tersebut.

Sampai saat ini rumah dinas gubernur sulsel masih digunakan dengan baik. walaupun suasana seramnya masih terasa. Bahkan ada beberapa orang yang melihat penampakan di gedung ini. namun suasanya sudah tidak begitu mengerikan. Bila anda tidak menggangu penghuninya. Apakah anda pernah mengalami kisah misteri yang sama? silahkan ceritakan di kolom komentar.

Leave a Reply