Kisah Misteri Nyata: Hantu Yang Suka Usil

Ada yang tidak percaya bahwa mahluk halus itu benar adanya. Dan ada pula yang sangat meyakini bahwa mahluk halus ada di sekitarnya. Dan aku sendiri sangat percaya bahwa mereka memang ada dan tentunya hidup berdampingan dengan kita. Mahluk yang tidak terlihat ini tidak hanya menakut nakuti manusia saja tapi juga mengganggu dan suka usil dengan manusia. Untuk kalian yang bisa merasakan kehadiran mahluk halus tentu saja kalian juga tahu rasanya di jahili oleh hantu yang sangat menyebalkan dan tentu saja dapat membuat bulu kuduk merinding. Kali ini aku akan bercerita tentang hantu yang suka usil.

Panci Ibuku Hilang

Malam ini aku, kakak dan ibuku ingin membuat masakan super lezat. Meskipun tadi sore kami sudah selesai makan namun kami suka memasak dan membuat sajian unik seperti bakso, martabak dan camilan lainnya. Aku pun ikut ke dapur karena sebagai anak perempuan tentu saja aku harus belajar sejak dini. Kemudian ibu mencari panci yang hendak digunakan untuk merebus. Namun ibu tak kunjung kembali ke depan kompor. Ibu terus berdiri dan sesekali membungkuk di depan rak perabot dapur. Kakak yang waktu itu tak menghiraukan ibu sedang mengiris iris bumbu. Aku pun bertanya kenapa ibu seperti kebingungan dan tak kunjung menemukan pancinya.

Ibu heran dan berkata bahwa panci yang ada di rak tidak ada. Pikirku mengapa ibu heran, karena mungkin saja ibu yang lupa meletakkan di tempat lain. Ternyata sore harinya ibu sempat mencuci panci tersebut dan meletakkannya di rak perabot yang saat ini sedang di bongkar bongkar. Aku pun memiliki inisiatif tersendiri untuk mencarinya ke dalam rumah. Barangkali memang ibu lupa meletakkan di tempat tertentu. Ternyata tak juga ku temukan di mana panci itu berada. Aku pun kembali ke dapur dan melihat kakak juga ikut membantu ibu untuk mencari sebuah panci. Aku pun berfikir dan berkata dalam hati, apa mungkin panci ibu di sembunyikan oleh mahluk halus yang usil.

Karena tak kunjung menemukan pancinya, ibu pun berkata untuk mengakhiri masak memasak malam itu. Ibu bilang dilanjut besok saja. Aku tetap yakin bahwa ini semua kelakuan hantu yang suka usil. Kami pun masuk ke dalam rumah dan menjadikan malam itu sebagai malam untuk istirahat panjang. Aku dan kakak ku melihat acara televisi hingga tertidur pulas. Ibu pun juga tidur. Kebetulan malam ini ayahku sedang tugas malam di kantor jadi kami hanya bertiga di rumah saat ini.

Keesokan paginya, ibu bangun lebih pagi dan membangunkan aku dan juga kakak ku. Kebetulan hari ini hari minggu. Biasanya di hari minggu kami juga memasak bersama untuk mempersiapkan makanan lezat sebelum ayah pulang. Dan ketika sampai di dapur ibu teriak memanggil aku dan kakak. Bergegas kami pun ke dapur. Dan ibu sudah memegang pancinya dengan wajah keheranan. Aku dan kakak bertanya ketemu di mana. Dan ibu menjawab bahwa pancinya ada di rak. Hah?? Bagaimana bisa?? Padahal semalam rak perabot sudah di bongkar dan di keluarkan isinya seluruhnya.

Hanya dalam waktu semalam panci kembali ke tempat asalnya? Aku pun berkata ke ibu bahwa hal itu adalah ulah dari hantu yang suka usil. Ibu pun berkata untuk melupakan kejadian ini dan menganggapnya kesalahan kami yang mungkin tidak melihatnya saat sedang membongkar rak. Aku tahu ibu hanya mengalihkan semua perasaan takut agar anak anaknya tetap menjadi pemberani dan tidak taku dengan yang namanya mahluk halus. Tapi hingga saat ini, aku tidak bisa melupakan kejadian malam itu.

Leave a Reply