Inilah Misteri Kapal Hantu Terseram Yang Ada Didunia Dan Masih Gentayangan

Lautan yang sangat luas didunia ini memang menyimpan banyak sekali misteri hingga sampai sekarang ini ada yang belum terpecahkan. Salah satu misteri yang hingga sekarang belum terpecahkan adalah misteri segitiga Bermuda yang sudah banyak sekali menenggelamkan kapal dan pesawat terbang didasar lautannya. Selain kisah sigitiga Bermuda, ada juga kisah lainnya yang tidak kalah menyeramkannya bagi anda yang sering mengarungi lautan. Kisah tersebut adalah keberadaan kapal berhantu yang konon katanya kapal-kapal tersebut bisa muncul dan hilang secara tiba-tiba.

5 cerita misteri kapal berhantu menyeramkan yang ada di dunia yang pernah muncul

Berkaitan dengan kapal berhantu, biasanya kapal-kapal tersebut merupakan bekas kapal yang pernah tenggelam atau kapal yang pernah hilang tanpa sebab dilautan. Oleh sebab itu, jika seseorang melihat kapal tersebut kembali berlayar maka orang tersebut telah melihat hantu kapal yang gentayangan. Didunia ini ada banyak sekali kisah mengenai penampakan kapal hantu. Lalu apa saja kisah tersebut? Berikut ini cerita misterinya.

  1. The SS Valencia

Kapal hantu yang pertama adalah SS Valencia yang telah tenggelam pada tahun 1906 dilepas pantai Vancouver, British Columbia karena dihadang oleh cuaca yang buruk. Kapal tersebut kemudian hanyut dan menabrak karang hingga secara perlahan kapal tersebut tenggelam. Dari insiden tersebut dari orang 180 yang ada didalam kapal, hanya 37 orang yang selamat dari kecelakaan tersebut. Kini, banyak pelaut yang mengklaim pernah melihat kapal uap yang melayang di Pachena Point.

 

  1. The lady Lovibond

Di Negara inggris memang banyak sekali misteri mengenai legenda kapal berhantu dan salah satunya adalah The Lady Lovibond. Kapal ini tenggelam dan semua awak kapal tewas dalam insiden captain kapalnya mengajak istri yang baru dinikahinya.  Berdasarkan cerita, konon katanya kapal lady Lovybond pernah beberapa kali terlihat kembali dan salah satunya terlihat pada tahun 1948.

 

  1. The Flying Dutchman

Kisah hantu kapal ini memang sangat popular dan sangat menyeramkan. Kisah kapal berhantu ini telah banyak mengilhami beberapa pelukis untuk membuat lukisan tentang perahu ini dan tidak sedikit pula kisah horror, film, dan opera mengambil dari kisah ini. Kisah kapal ini sendiri disebut pertama kali pada tahun 1700an dibuku pelaut Barrington’s Voyage ke Botany Bay. Sejak saat itu, kisah hantu kapal ini semakin populer. Berdasarkan cerita, konon kapal flying duthcman yang dikapteni oleh Van der Decken sudah dikutuk untuk berlayar selama-lamanya setelah ia sendiri membunuh isterinya sendiri dikapal tersebut saat berlayar dari Amsterdam menuju ke Hindia Timur.

 

  1. Mary Caleste Via

Kisah kapal hantu Mary Caleste Via merupakan salah satu kisah misteri kemaritiman terbesar yang ada diunia. Hal itu disebabkan karena mengarah kepada delapan awak dan dua penumpang yang hilang secara misterius dibumi. Kapal Mary Caleste Via ditemukan kosong tanpa awak seorang pun didalamnya dan dalam kondisi terombang-ambing dilaut lepas pada tahun 1872. Setelah diperiksa dan diselidiki, kapal tersebut seolah-olah seperti ditinggalkan oleh awak dan penumpangnya dengan tergesa-gesa karena tidak ada tanda-tanda kekerasan apapun dan barang-barang yang ada didalamnya pun masih utuh.

  1. Teaser Young

Sedangkan kisah kapal berhantu terakhir yang menggemparkan dunia adalah taezar Young yang merupakn salah satu kapal tercepat pada masanya dan banyak melakukan penyelundupan hasil dari perdagangan di Nova Scotia. Pada masanya, kapal ini sangat sulit ditangkap karena sangat cepat hingga akhirnya kapal berhasil dipojokkan oleh pasungan gabungan akan tetapi sebelum benar-benar tertangkap kapal ini meledak. Setelah kejadian tersebut, ada bebrapa laporan dan saksi mata yang menyebutkan bahwa kapal Teazer Young telah kembali dari laut sebagai kapal api.

Itulah beberapa kisah kapal berhantu yang pernah menggemparkan dunia. Beberapa dari penampakan tersebut diantaranya juga masih menampakkan wujudnya hingga sekarang.

Leave a Reply