Hantu Terbang Asal Jepang Asli Bikin Gak Bisa Tidur

Jika berbicara tentang Jepang, pasti yang terpikirkan adalah negara dengan kedisiplinan tingkat tinggi yang mampu menciptakan teknologi mutakhir dan digunakan di seluruh dunia. Namun, selain terkenal teknologinya yang modern, negara ini ternyata memiliki kisah mistis yang tak kalah menakutkannya dengan Indonesia lho. Di Indonesia ada palasik atau kuyang, hantu terbang dari Kalimantan yang hoby menghisap darah atau makan bayi hidup-hidup. Kalau di Jepang hantu yang semacam ini dikenal sebagai hantu dari seorang samurai pertama negaranya.

Pemakamannya Tak Bisa Diganggu Gugat

Meskipun masih berstatus sebagai tuan tanah dengan skala kecil, Masakado merupakan orang yang cukup terpandang. Hal ini disebabkan karena dia mampu mengalahkan pemerintahan Kyoto dan mampu mendirikan kerajaan di wilayah Kanto. Dia mengaku bahwa dia adalah kaisar baru pada masa pemerintahan itu.

Karena masih ada pemerintahan yang berkuasa, pemerintah tidak terima dengan pernyataan Masakado dan akhirnya mencarinya untuk dibunuh. Beberapa bulan kemudian, Masakado berhasil ditemukan dan akhirnya dibunuh. Kedua matanya dipanah dan lehernya dipenggal. Akibat dari penghianatannya, kepala Masakado dibawa ke Kyoto untuk dijadikan pelajaran warga lainnya sedangkan tubuhnya entah dibuang kemana.

Beberapa saat setelah peristiwa itu, kepala sang samurai terbang untuk mencari bagian tubuhnya yang hilang. Cerita mengenai hantu kepala terbang Masakado ini menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Jepang kala itu. Setelah berbulan-bulang terbang, kepala Masakado akhirnya terjatuh ke tanah dan dimakamkan di sebuah lahan yang disebut sebagai bukit kepala Masakado. Di sana, warga membangun batu peringatan untuk mengenang kejadian itu dan berharap agar Masakado tidak gentayangan lagi.

Namun pada kenyataannya, kisah misteri mengenai Masakado tidak hanya berhenti sampai situ saja. Sampai saat ini, cerita mistis itu masih dipercaya. Ada cerita-cerita aneh yang terkait dengan bukit tempat dimakamkannya sang samurai. Layaknya makam keramat yang ada di Indonesia, makam ini juga tidak bisa sembarang dipindahkan. Letak tanah yang sangat strategis ini banyak orang ingin mendirikan bangunan, tetapi tidak pernah berhasil, Selalu ada saja kesialan yang menimpa saat ada yang berniat mendirikan bangunan di atas lahan tersebut.

Pada tahun 1923 pernah terjadi gempa yang meluluhlantakkan kota Tokyo. Seorang Menteri keuangan berniat membangun kantor sementara di bukit kepala milik Masakado. Tak berselang lama, sang Menteri beserta para perkerjanya mengalami hal aneh yang sulit dijelaskan dengan logika. Mereka tiba-tiba mengalami penyakit dan kecelakaan yang membuat kaki mereka cidera.

Sejak kejadian tersebut, pemerintah selalu mengadakan upacara agar Masakado merasa tenang dan tidak mengganggu warga kota. Saat terjadinya perang dunia kedua, tentunya pemerintah sibuk dengan peperangan yang sedang terjadi dan melupakan upacara di bukit kepala Masakado padahal saat itu tepat peringatan 1000 tahun meninggalnya. Nyatanya, hal ini membuat Masakado marah sehingga membuat kantor keuangan yang berada di sebelah bukit tempatnya dimakamkan disambar oleh petir dan rusak parah. Akibat kejadian itu, pemerintah merasa takut sehingga selalu mengadakan peringatan untuk dirinya dan menggelar festival untuk menghormati arwahnya.

Tidak hanya sampai disitu, pemakaman milik hantu terbang Masakado diyakini sangat mistis bahkan kesialan menimpa tantara Amerika. Saat mereka akan menggusur pemakaman untuk dijadikan tempat parkir kendaraan militer, alat berat yang mereka gunakan terguling dan menewakan pengemudinya. Oleh karena itu, hingga saat ini pemakaman tersebut dikenal angker dan tidak ada yang berani untuk menggusurnya.

Leave a Reply