Hantu Jepang Toshio Saeki di Film Seri JU-ON

Waktu kecil, mungkin orang tua berkata kalau hantu itu tidak ada. Tapi, itu hanya kata-kata yang orang tua katakan pada anaknya agar mereka tidak jadi anak yang penakut. Pada kenyataannya, hantu dan dunia gaib itu jelas adanya. Hantu bisa berwujud macam-macam, dari anak-anak sampai kakek-kakek atau nenek-nenek. Hantu anak-anak contohnya, kurang lebih tampak seperti hantu Jepang Toshio Saeki dalam film terkenal JU-ON. Mari kita bahas asal mulanya dan bagaimana ia menjadi arwah penasaran dalam film ini.

Asal Mula Toshio Saeki Menjadi Hantu

Toshio Saeki bukanlah hantu anak kecil pada awalnya. Ia adalah anak manusia yang lahir dari hubungan pernikahan antara Kayako dan Takeo Saeki. Pertemuan Kayako dengan cinta pertamanya kembali mengulang masa bahagianya dan ia tuliskan semuanya dalam buku harian. Mengetahui hal ini, Takeo Saeki yang dibutakan dengan api cemburu dan amarahnya kemudian menghajar istrinya sendiri yang ia cintai tanpa belas kasihan bahkan hingga ia tewas di tangannya.

Toshio yang menyaksikan kejadian inipun tak luput dari kekejaman ayahnya. Ia ditenggelamkan di bak mandi bersama dengan kucing kesayangannya hingga tewas juga. Dari sinilah awal mula Toshio menjadi hantu gentayangan dalam film seri terkenal JU-ON. Bahkan Kayako pun menjadi hantu yang menggentayangi rumah Saeki bersama dengan hantu Toshio. Tentu, sobat hantupedia tahu dengan jelas bahwa dengan beginilah arwah penasaran muncul pada umumnya, bahkan di dunia nyata kita.

Kebanyakan mereka muncul akibat cara mati yang tidak wajar seperti ini. Ini bahkan adalah hal yang diyakini juga di dunia nyata. Dalam film ini, hantu Kayako digambarkan sebagai wanita berambut panjang dengan baju putih menjuntai ke lantai dan muka seram pucat. Hantu Jepang Toshio sendiri juga digambarkan dengan baju putih dan wajah pucat. Jika sobat pernah melihat hantu sebelumnya, hantu di negara lain tidak terlalu jauh bedanya, setidaknya bila kita lihat dari segi penampilannya.

Aktivitas Mistis dan Kutukan Rumah Saeki

Setelah penemuan jenazah Kayako dan Saeki di rumah kediaman mereka di Narima. Masyarakat setempat percaya akan kutukan rumah Saeki. Bagaimana tidak? Banyak di antara mereka yang menyaksikan aktivitas-aktivitas mistis di rumah Saeki. Bahkan mereka mengaku melihat kucing kesayangan Toshio mondar mandir di lorong kamar rumah itu. Hantu Jepang juga sama mengerikannya dengan hantu di Indonesia, bukan? Bahkan hantu hewan pun ada keberadaannya.

Hantu kucing Toshio tidak hanya mondar-mandir saja, tapi juga suka menggaruk-garukkan kukunya ke lantai. Hantu Kayako dan Toshio pun juga sering membuat kegaduhan di dalam rumah. Siapapun yang berani masuk ke dalam akan menjadi korban arwah-arwah penasaran ini. Hantu Kayako sendiri misalnya, akan menarik korban-korbannya sampai jatuh ke lantai, menaiki punggung mereka, mencekik, dan kemudian memelintir kepala mereka. Tentu saja, mereka dibuat tewas karenanya.

   Baca juga : Kumpulan Kisah Tentang Hantu Kepala Buntung

Singkat cerita, hantu Kayako menyiksa korban-korbannya dengan cara yang sama ketika Kayako Saeki dibunuh oleh suaminya. Sementara, hantu Toshio lebih sekedar menakut-nakuti siapapun yang masuk ke rumah Saeki dengan kehadirannya yang menyeramkan dan kemunculannya yang tiba-tiba di berbagai tempat. Sobat hantupedia, dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa tidak seharusnya manusia membunuh manusia lain. Membunuh mereka hanya akan membuat arwah mereka tidak tenang seperti hantu Jepang dalam film JU-ON ini.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *