Hantu DiKantor Baruku Yang Sangat Usil

Seminggu setelah saya diterima kerja di sebuah perusahaan hospitality yang mengharuskan saya bekerja sistem shift membuat saya mau tidak mau bekerja pada tengah malam yang belum pernah saya coba selama ini. Cerita hantu ini mungkin tidak asing bagi teman-temanku dikantor karena mereka sudah terbiasa, tapi bagiku ini adalah hal yang sangat mengerikan karena selama ini saya bekerja baru ini berkomunikasi langsung dengan mereka yang tidak terlihat kasat mata.

Dua hari pertama dalam seminggu saya masuk shift 3 yaitu antara jam 11 malam hingga jam 07 pagi, semuanya masih tampak baik-baik saja, bekerja sesuai proporsi dan menjalani malam dengan tenang sebagai front office on duty. Pada malam berikutnya kebetulan perusahaan saya ramai akan pelanggan hingga larut malam, saya senang sekali karena suasana kantor jadi terasa lebih hidup begitu batin saya. Tetapi ternyata ramai tidaknya itu tidak menjamin adanya makhluk lain yang berkeliaran di sekitar kita.

Waktu itu jarum jam menunjukkan pukul setengah 5 pagi, setelah menyelesaikan pekerjaan saya terfikir untuk istirahat sejenak, dengan membawa sebatang rokok yang akan saya hisap di basement kantor dan juga membawa kopi untuk diseduh, kuturuni lewat tangga menuju basement, kebetulan tempat istirahat dikantor itu ada di basement deket pintu keluar dan agak jauh dari tangga yang saya lewati jadi saya harus melewati beberapa deretan mobil untuk bisa mencapai basement, kira-kira sekitar 20 meter, lalu cerita hantu ini dimulai.

Saat saya berjalan hampir sampai ditempat istirahat tersebut, pada bagian parkiran motor saya melihat seseorang berdiri disebelah barisan motor memakai baju seragam satpam dan saya hanya melihat bagian bagian punggungnya. Saya pikir itu adalah satpam yang incharge karena saya belum sepenuhnya kenal dengan semua karyawan disitu jadi saya beranggapan wah ada temen ngobrol, bisa sekalian kenalan sama nanya-nanya nih. Sesampainya saya melewati pak satpam tersebut, saya mencoba menyapa dengan tenang “malem pak, istirahat dulu yuk pak, itu motor juga udah tertata semua kan” sapaku sambil duduk ditempat istirahat. Semenit dua menit pak satpam ini mas diem saja, sampai akhirnya selama setengah jam saya berdiam-diaman dengan pak satpam.

Habislah sudah rokok dan kopi terus saya harus kembali kedepan, saya melewati satpam yang belum saya curigai sebagai hantu dikantor, disitu saya berniat untuk menyapa sekali lagi, “halo pak” saya mencoba memanggil hingga tiga kali, dan akhirnya saya coba untuk memegang punggungnya, pada saat kutepuk punggungnya dia melengohkan kepala kekanan padahal saya ada dikirinya, dia menangis dan bilang “rokokku sudah dibuang mas” katanya sambil tersedu-sedu. “rokoknya ditaruh mana pak tadinya?” tanyaku balik, setelah itu dia menolehkan kearahku sambil bilang “ditaruh di mukaku” sambil ketawa dengan badan serta muka berlumur darah. Sontak aku kaget dan langsung njingkrak lari tanpa berkata apa-apa. Tidak sampai disitu, hantu satpam ini jadi sering sekali menampakkan dirinya didepanku hingga aku ga tahan dan terpaksa resign setelah sebulan bekerja. Cerita hantu satpam ini sudah ternyata memang sudah menjadi rahasia umum dikantor, hanya saja baru saya yang sampai diganggu hingga berkomunikasi langsung dengannya. Dia adalah satpam yang dulu bekerja disini tetapi mati karena kecelakaan waktu pulang kerja dia mau balik kekantor untuk mengambil rokok yang tertinggal.

Leave a Reply