Gunung Kilauea Semburkan Batu Permata Dan Api Biru: Percaya Kebenarannya?

Mei 2018 silam, Gunug Kilauea di Hawaii menggegerkan penduduk lokal dengan letusannya. Bagaimana tidak? Letusan gunung ini menghancurkan ribuan rumah warga yang berlokasi di Big Island, Hawaii. Banyak penduduk kehilangan tempat tinggalnya dan terpaksa lari dari daerahnya. Namun, tahukah anda bahwa dibalik bencana ini ada hal fenomenal lain yang juga terjadi bersama dengan dan akibat dari letusannya. Ya, fenomena itu tidak lain adalah fakta bahwa gunung ini menyemburkan batu permata dan api biru dari tanah. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai fenomena yang menggemparkan ini. Ini bukanlah fenomena yang sering terjadi di setiap gunung.

Semburan Batu Permata Olivine Gunung Kilauea

Meski letusan Gunung Kilauea jelas merugikan dan membahayakan banyak orang, baru-baru ini dikabarkan bahwa di media sosial bahwa penduduk menemukan batu-batu permata di tanah dan abu yang ada di tanah. Ya, batu-batu ini terlontar bersama dengan letusan gunung. Dikatakan oleh seorang geologis bernama Cheryl Gansecki dari Universitas Hawaii-Hilo, bahwa lava yang dimuntahkan oleh gunung ini memang sangat kaya akan kristal. Kristal tersebut juga mungkin terbawa di dalam lava yang cepat mengeras, menghujani area sekitar, dan terbawa lava yang lunak. Karena itulah banyak ditemukan batu-batu ini di sekitar letusan Gunung Kilauea. Permata apa ini?

Batu-batu permata ini memang kecil, namun banyak jumlahnya. Warnanya hijau seperti zaitun. Karena itulah batu-batu ini dinamai dengan Olivine. Batu permata ini dianggap sebagai hasil bekas nikel dan perlu kita ketahui juga bahwa batu ini dapat berubah menjadi kemerahan akibat perkaratan besi. Meski begitu, memang banyak batu yang ditemukan dari letusan gunung ini berwarna hijau. Umumnya, olivine adalah batu dengan magnesium tinggi. Semakin gelap warnanya, maka semakin berharga nilainya. Akan tetapi, Polar Nerd mengatakan bahwa batu dari gunung ini tidak terlalu berharga. Karenanya, batu ini hanya dijadikan sebagai cinderamata dan kalaupun dijual harganya tidak akan setinggi Olivine berharga.

Semburan Api Biru Dari Erupsi Gunung Kilauea

Selain fenomena semburan permatanya, Gunung Kilauea juga dikenal dengan api birunya. Api ini keluar dari retakan hasil erupsi gunung. Jika dilihat baik-baik, api tersebut tampak seperti air mancur lava dari tanah. Namun, tentu saja hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah. Tahukah anda? Ketika lava mengubur tanaman dan semak-semak, gas metana dihasilkan dari vegetasi yang terbakar. Kemudian, gas metana ini meresap ke dalam rongga bawah permukaan. Setelah itu, ia muncul dari retakan tanah yang jauhnya beberapa meter dari lava. Metana ini akan menghasilkan nyala api biru jika dinyalakan. Namun, kejadian api biru ini bukanlah sesuatu yang bisa kita anggap biasa dan aman.

Perlu anda ketahui bahwa gas metana bahkan juga bisa terperangkap dalam tanah. Jika sudah terkumpul dan dinyalakan, gas ini dapat meledak dengan kuat. Karena itulah, daerah dengan semburan api akibat letusan gunung ini tidaklah aman. Selain itu, karena fenomena api biru ini terjadi pada malam hari, sulit bagi para ahli untuk mengestimasi luasnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan tanah untuk terus terbakar. Fenomena ini bukan satu-satunya yang terjadi di dunia. Bahkan di Indonesia pun anda akan dapat menemukan api biru di Gunung Ijen karena vetilasi panas yang menyalakan gas sulfur gunung tersebut.

Leave a Reply