Cerita Misteri Sumur Majapahit di Lombok

Lombok adalah pulau dengan seribu satu cerita misteri yang langka dan unik. Disamping ribuan versi sejarah kehidupan masyarakat yang ada di Lombok juga berkembang berbagai jenis cerita mistis. Salah satunya adalah Sumur Majapahit yang Terletak di Desa Sambi Elen Kecamatan Bayan. Selain di Sambi Elen banyak juga tempat-tempat keramat dan bersejarah yang terdapat di Kecamatan Bayan. Salah satu diantara yang lainnya adalah masjid kuno Bayan yang melambangkan kekuatan adat Desa Bayan.

Sumur Majapahit adalah tempat keramat yang tidak diketahui oleh masyarakat luas namun sangat diyakini oleh beberapa masyarakat setempat. Sumur Majapahit adalah sebuah tempat dengan beberapa titik keluarnya mata air gunung yang menjadi sumber mata air selain sumber mata air utama Desa di Sambi Elen. Desa Sambi Elen adalah tempat transmigrasinya penduduk-penduduk dari berbagai daerah. Desa Sambi Elen merupakan salah satu tempat sasaran pembukaan lahan perhutanan menjadi pemukiman. Saat ini penduduk Desa Sambi Elen sudah mencapai ribuan dari yang hanya beberapa KK saja sebelumnya.

Di sekitar Sumur Majapahit dikembangkan jenis tanaman mente atau jambu monyet dan juga kayu-kayu mahal. Kayu-kayu mahal yang dimaksudkan yaitu, Singon, Jati dan jenis-jenis kayu yang memiliki harga jual tinggi. Selain itu fasilitas umum juga sudah banyak dibangun disitu diantaranya tempat ibadah berupa masjid, mushalla dan sekolah. Fasilitas jalan juga sudah menggunakan aspal dari yang sebelumnya hanya jalan setapak yang dapat dilewati motor dengan banyak batu besar yang berada tepat di tengah jalan. Saat ini jalan sudah aspal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Mitos Sumur Majapahit

Ada beberapa mitos yang berkembang di Sumur Majapahit diantaranya :

  1. Mandi kembang di sumur majapahit bersama dengan pacar maka anda akan berjodoh
  2. Memandikan anak yang baru saja selesai dihitan supaya dia menjadi anak laki-laki yang kuat dan pemberani
  3. Tempat bernazar jika mencapai sesuatu yang memuaskan maka akan kembali dengan membawa makanan yang banyak bersama orang banyak untuk dibagikan kepada mereka

Beberapa mitos ini diceritakan oleh seorang mangku yang menjadi juru kunci dari Sumur tersebut. Dia adalah orang yang berhak untuk memandikan orang yang mempunyai hajatan tersebut. Dia adalah orang yang menyalakan kemenyan dan membacakan do’a-do’a supaya terkabul apa yang dihajatkan. Uniknya adalah bahwa pemangku Sumur Majapahit adalah seorang perempuan yang cukup berumur namun tetap masih sehat melakukan berbagai aktivitas.

Misteri Sumur Majapahit

Pada zaman ekspansi kerajaan-kerajaan jawa yang saat itu dibawah pemerintahan Majapahit menyebarkan banyak punggawa dan panglima-panglima untuk melakukan perjuangan melawan kolonialisme Belanda. Sehingga sampailah mereka di tanah Lombok diwilayah bagian utara. Ketika itu terjadi pergolakan dengan pihak kolonialisme Belanda sehingga mereka bersembunyi di sekitar Sumur Majapahit. Mereka menemukan mata air dan memberikan nama Majapahit kepada sumur tersebut. Mereka bersembunyi berbulan-bulan sampai mereka meninggal dunia di Sumur tersebut. Di sekitar Sumur terdapat pohon beringin besar yang menjadi tempat persembunyian punggawa-punggawa tersebut.

Itulah sebabnya munculnya cerita misteri memandikan anak laki-laki yang baru dihitan di Sumur Majapahit akan membuat anak tersebut menjadi anak yang kuat dan pemberani. Seperti punggawa yang dikirim kerajaan Majapahit untuk melawan kolonialisme Belanda saat itu seperti itu jugalah harapan keberanian yang akan dimiliki oleh anak laki-laki tersebut.

Leave a Reply