Cerita misteri pemburu ular di dekat embung krapyak

Embung krapyak berada di desa banjaran, kecamatan kalibawang, kulon progo yang saat ini sudah menjadi salah satu lokasi wisata masyarakat yang cukup menarik. Embung ini sangat unik karena lokasinya dekat dengan makan ulama yakni simbah kiai krapyak. Ketika seseorang sedang melaksanakan ziarah ke makan kiai krapyak biasanya akan mampir ke embung tersebut. Di pagi dan sore hari, embung krapyak sering dijadikan tempat untuk joging. Disekitar embung tersebut ada kebun cabe dan tebu sehingga terkadang banyak binatang yang hidup disana. Salah satu binatang yang ada di sekitar makam dan embung tersebut adalah ular. Cerita misteri kali ini adalah tentang kisah seorang pemburu ular yang mengalami kejadian mistis.

Suatu hari ada seorang pemburu ular yang sedang mencari ular disekitar embung tersebut. Orang tersebut sudah sangat berpengalaman mengenai ular baik yang berbisa atau yang tidak berbisa. Pada hari itu dia merasa sangat kelelahan dalam mencari ular dan memang tidak banyak yang ia peroleh saat itu. Hingga akhirnya dia masuk ke komplek pemakaman dan ternyata disana ada seekor ular piton yang cukup besar. Dengan susah payah dia berusaha untuk mengeluarkan ular yang berada di semak-semak dan sedang terlihat begitu tenang. Setelah berhasil menangkapnya, dia membawa ular ke tempat penyimpanan. Dia hanya menggunakan karung sebagai tempat wadah ular.

Setelah mendapatkan seekor ular di dalam tar karungnya, dia mengikat dengan kuat agar ular tidak bisa keluar. Orang yang melihat orang tersebut merasa takjub dengan ukuran ular yang didapatkan. Setelah mengikatnya dengan kuat, pemburu ular tersebut beristirahat diangkringan yang ada di pinggir embung atau waduk krapyak. Sambil menikmati udara, pemandangan dan juga makanan yang disajikan, pemburu itu bercerita mengenai ular yang pernah ditangkap sebelumnya. Ceritanya semakin lama semakin seru karena orang-orang yang mendengar juga begitu penasaran serta sangat antusias.

Setelah selesai menceritakan mengenai kisahnya, dia akhirnya memutuskan untuk pulang. Di angkat karung tersebut dan ternyata terasa sangat ringan. Karena penasaran diapun memeriksa karung tersebut dengan menyentuh-nyentuk karung dan ternyata hanya tinggal ular-ular kecil saja yang ada di dalam karung tersebut. Ular besar yang baru saja ditangkapnya ternyata sudah tidak ada di dalam karung padahal tidak ada ikatan yang lepas dan bahkan tidak ada karung yang robek.

Kejadian ini sontak membuatnya kebingungan dan bertanya kepada orang yang berada di angkringan. Dia mengatakan jika ular yang baru saja ditangkapnya sudah hilang bahkan tanpa ada jalan keluar dari kantong kain yang tebal tersebut. Orang-orang tersebut mengira jika ular tersebut menghilang karena memang bukan ular biasa. Apalagi sang pemburu mendapatkan ular dari makan keramat. Dia pun menyadari jika ternyata memang tidak semua ular adalah ular normal namun ada juga yang merupakan siluman ular atau makhluk jadi-jadian.

Cerita misteri tentang ular yang mampu menghilang ini memang sering dialui oleh pemburu ular ditempat-tempat keramat. Beruntung sekali pemburu tersebut tidak mengalami hal yang mengerikan karena bisa saja ular melakukan balas dendam apabila memang merasa dirinya terganggu. Setelah kejadian itu, pemburu selalu berusaha untuk menangkap ular dengan lebih berhati-hati dan tidak disembarang tempat. Bisa saja ular yang ditangkap di komplek pemakaman keramat memang merupakan salah satu makhluk yang menunggu makan para ulama disana. Sekian kisah yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply