Cerita Misteri Danau Ranu Grati Telan Korban 22 Orang

Peristiwa ini terjadi sudah sejak 17 oktober 1979, hal ini bisa tergolong salah satu cerita misteri yang hingga sampai saat ini tidak ada yang bisa memecahkannya dan semakin menimbulkan tanda tanya. Ranu grati merupakan sebuah danau kecil yang tak berarus dan tenang. Tepat terletak di kabupaten pasuruan, jawa timur.

Hingga sampai saat ini peristiwa yang lampau itu masih lekat dihati penduduk setempat bahkan masyarakat umum. Awal mulainya tragedi yang ada ini adalah tenggelamnya tank amfibi dan awaknya sebanyak 22 orang ikut tenggelam. Konon katanya mereka hilang disebabkan oleh penunggu danau ranu grati yaitu ular raksasa yang dijuluki baru klinting.

Hal ini terjadi pada anggota batalyon zipur 1 amfibi yang sedang melakukan latihan rutin menggunakan tank dalam cerita misteri, biasanya mereka menggunakan laut sebagai latihan entah mengapa tiba-tiba menjadikan danau ranu grati sebagai tempat latihan mereka.

Pada hari itu mereka mengadakan latihan di ranu grati, dan kemudian meminta ijin orang yang menunggu di danau tersebut. Mungkin bagi penduduk setempat dijadikan sebagai bahan tontonan atau pertunjukan namun berbeda lagi bagi penunggu atau sesepuh danau tersebut.

Ada komandan dari anggota batalyon selaku kepala meminta ijin, namun ijin tersebut tidak diberikan oleh penunggu tersebut. Kalau memang tetap ingin dilakukan latihan tersebut seluruh anggota batalyon harus mandi dengan air kembang sebelum turun ke danau. Sebab didalam danau baru klinting sedang ada acara dan harus menunggu hingga siang baru pada anggota batalyon bisa berlatih.

Namun, jawaban dari kepala tersebut sama sekali tidak mempercayai ritual-ritual tersebut sebab dengan air yang tenang mana ada penunggu dalam danau yang tidak besar itu. Bahkan dilaut saja yang lebih menguji adrenalin para anggota mereka sama sekali tidak melakukan ritual apapun.

Menurutnya semua itu tidak bisa diterima oleh logika manusia, dan jika berdasarkan hasil survey bahwa danau ranu grati benar-benar aman untuk berlatih. Sesepuh penunggu ranu grati semakin ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa sebab mereka sudah tidak bisa diberikan saran.

Tenggelamnya tank amfibi

Pada saat itu juga awak amfibi turun sebanyak 6 awak pada jam 08.30 wib, dan dari setiap awak terdiri dari 20 orang kemudian ada satu supir dan kernet yang ada sehingga menjadi 22 orang. Sedangkan perwira berada diatas awak amfibi dan melajukan setiap awak tersebut. Dan tidak habis pikir baru berjalan 50 meter, kemudian salah satu tank mati total dan beruntung masih tidak terlalu jauh akhirnya ada tindakan lain yaitu menarik tank tersebut hingga kepinggir.

Sisanya adalah 5 tank yang masih terus berjalan, hal yang sangat tidak terduga lagi jarak sudah 100 meter lebih tiba-tiba ada tank yang berhenti total herannya tank tersebut nungging dan tenggelang ke dalam air dengan mudahnya, 22 orang tersebut ikut masuk kedalam air dan untuk perwira yang berada diatas berhasil melarikan diri dengan berenang. Tanpa disadari tank yang lain sampai tujuan mereka tidak menyadari bahwa ada kejadian yang seperti itu, sedangkan mereka tahu bahwa tank tidak akan pernah bisa tenggelam dan meskipun dalam keadaan mesin mati harusnya masih bisa bertahan hingga 8 jam.

Sungguh diluar nalar, tindakan selanjutnya adalah pencarian tank yang tenggelam tadi. Sesepuh ranu grati tidak bisa membantu banyak bagaimana harus mengatasinya, awalnya mereka diingatkan tidaklah percaya hingga terjadi hal demikian. Pencarian dilakukan hingga beberapa hari tidak menemukan apapun, hingga mereka menanyakan kepada paranormal dan dukun bahwa baru klinting benar-benar marah dan menyembunyikan tank dan korbannya. “sebentar lagi baru klinting akan mengeluarkan korbannya” kata paranormal tersebut, satu persatu korban yang sudah tidak bernyawa mengambang, dan hanya ditemukan 7 mayat saja itupun dilakukan selama 40 hari nonstop. Bahkan hingga kini mayat dan tank tersebut tidak dapat ditemukan dan cerita misteri danau ranu grati masih menyimpan banyak rahasia dan berbau mistis.

Leave a Reply