Benarkah di Kota Demak Tidak Ada Petir?

Petir adalah fenomena yang biasanya terjadi saat mendung atau hujan. Siapa yang tak takut petir? Jika tersambar, bisa dipastikan tubuh akan gosong. Banyak kasus orang meninggal karena tersambar petir. Tapi uniknya, Demak dikenal sebagai kota yang tidak ada petir. Bagaimana bisa? Hal ini erat kaitannya dengan sebuah legenda Ki Ageng Selo yang disebut-sebut merupakan orang yang mampu menaklukkan petir.

Kehebatan Ki Ageng Selo Menangkap Petir

Banyak orang mengatakan kisah ini hanya sebuah legenda yang dibuat-buat saja. Tapi masyarakat Jawa khususnya kota Demak mempercayai jika ini benar-benar kisah nyata. Demak dikenal merupakan kota Wali karena banyak wali yang berasal atau tinggal di Demak. Ki Ageng Selo sendiri adalah cikal bakal dari Sutawijaya, pendiri kerajaan Mataram. Ki Ageng Selo memang dikenal memiliki kekuatan yang tak banyak orang orang. Bahkan, kehebatan Ki Ageng Selo juga diakui oleh Sunan Demak.

Awaln mulanya, Ki Ageng Selo sedang mencangkul di sawah bersama dengan para petani lain di desa Selo. Tak lama kemudian, tiba-tiba mendung datang. Hujan pun segera turun dengan sangat deras. Cuaca semakin ekstrim saat banyak petir menyambar-nyambar. Para petani lain langsung saja lari-terbirit-birit karena tacit tersambar petir. Namun anehnya, Ki Ageng Selo tetap mencangkul. Pemandangan mencengangkan pun terjadi saat petir menyambar punggung Ki Ageng Selo. Dalam cerita lain, petir itu menyambar cangkul atau tangan Ki Ageng Selo.

Umumnya, orang yang terkena petir pasti langsung terkapar. Tapi Ki Ageng Selo tetap berdiri tegak dan bahkan menangkap petir yang menyambarnya lalu dimasukkannya ke dalam batu. Para petani yang melihatnya pun sontak terkagum dengan kehebatan Ki Ageng Selo. Setelah itu, batu tersebut diserahkan ke Kanjeng Sunan Demak. Atas kejadian ini, Ki Ageng Selo mendapat pujian besar atas kehebatannya.

Rahasia Dibalik “Lawang Bledheg” Masjid Demak

Masjid Agung Demak terkenal dengan pintunya yang dikenal dengan nama Lawang Bledheg, kalian bahasa Indonesianya Pintu Petir. Konon, lukisan atau ukiran di pintu itu merupakan wujud dari petir yang berhasil ditangkap oleh Ki Ageng Selo. Banyak cerita mengatakan kalau itu baru wujud kepalanya saja, karena wujud tubuhnya tidak sempat digambar. Yang pasti, pintu itu menjadi daya tarik tersendiri bagi Masjid Demak hingga kini.

Apa Benar Petir Tidak Berani Menyambar di Kota Demak?

Banyak orang beranggapan, kota Demak tidak ada petir. Jika dikaitkan dengan legenda Ki Ageng Selo, petir yang sudah berhasil di tangkapnya kemudian dikurung di sebuah jeruji besi dan tidak boleh disiram air. Akan tetapi, saat itu ada seorang wanita tua yang tiba-tiba datang menyiram air. Petir dan wanita tua itu pun tiba-tiba lenyap dan tak pernah terlihat lagi. Ada yang berpendapat jika wanita tua itu adalah pasangan dari petir yang tertangkap. Ada juga yang beranggapan wanita tua itu adalah Ki Ageng Selo yang menyamar dan melepaskan petir tersebut karena tidak tega.

Yang pasti, Demak bukanlah kota yang tidak ada petir. Buktinya, beberapa tahun lalu pernah ada kejadian 2 orang petani tersambar petir di Demak. Namun, ada anggapan bahwa tidak adanya petir hanya berlaku di desa Selo, tempat di mana Ki Ageng Selo tinggal. Bahkan, saat hujan lebat banyak orang menyebut nama Ki Ageng Selo agar tidak ada petir menyambar. Faktanya, pada tahun 2004 ada petir yang menyambar kubah Masjid Demak yang mana wujud petir itu diabadikan. Namun, Demak sudah terkenal sebagai kota yang bebas petir karena adanya Ki Ageng Selo, sang penakluk petir.

Leave a Reply