Akar Mimang, Hati-Hati Kamu Bisa Linglung

Meskipun saat ini sudah termasuk zaman modern yang hampir semua bisa dibuktikan secara ilmiah dan menggunakan ilmu pengetahuan, tak jarang masyarakat masih menyankut pautkan suatu kejadian dengan cerita mistis. Terlebih di tanah Jawa yang masih kental dengan kebudayaan kejawennya memiliki banyak cerita misteri yang sering membuat parno ketika berjalan sendiri di tengah malam. Salah satu cerita yang melegenda adalah cerita mengenai akar mimang atau disebut juga oyot mimang atau akar rimang. Akar ini konon mampu memuat orang lupa segalanya, takt ahu arah, linglung dan bahkan sampai membuat orang gila.

Sarana Pesugihan Dan Penjagaan

Berbicara mengenai akar yang terlintas pertama kali pasti terkait dengan pohon atau tumbuhan. Tetapi berbeda dengan akar yang mampu menyesatkan manusia ini, akar ini tidak diketahui dari pohon apa asal miasalnya. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang tetap meyakini adanya akar ini beserta kekuatan mistis yang dimilikinya. Kekuatan mistis yang dimiliki oleh oyot miman ini memang luar biasa. Akar yang tidak bertuan dan berada di daerah hutan, bukit ataupun gunung sering membuat orang tersesat saat tidak sengaja menyandung atau melangkahinya. Beberapa dari mereka merasa tidak kunjung sampai ke tempat tujuan padahal sudah menempuh perjalanan sangat lama, sedangkan waktu tempuh normalnya hanya membutuhkan beberapa jam saja. Ada juga yang sama sekali tidak bisa kembali ke rumah dan ada yang bisa diketemukan tetapi dalam keadaan gila.

Kejadian nyata yang ditemukan bukti adanya oyot mimang terjadi di Gunung Lawu. Sebelum tahun 1996 banyak pendaki yang memilih rute melalui jalur selatan tersesat dan linglung. Penduduk sekitar yang mengetahui hal tersebut curiga adanya oyot mimang yang melintang di jalan setapak tersebut. Dengan adanya kesepakatan bersama, warga menggali jalan pada jalur tersebut dan akhirnya menemukan akar rimang melintang yang terkubur di dalam tanah. Akhirnya warga mengambil dan menyimpan akar tersebut hingga akhirnya dibeli oleh seorang kolektor. Sampai saat ini akar yang ditemukan ini masih ada.

Meskipun akar rimang tidak diketahui asalnya muasalnya, akar ini bisa juga didapatkan untuk tujuan tertentu. Banyak yang menjual akar ini sehingga orang yang berniat menggunakannya akan mudah untuk mendapatkannya. Orang-orang yang menggunakan akar ini biasanya dijadikan sebagai sarana pesugihan dan alat penjagaan. Akar ini bisa dijadikan sebagai sara pesugihan karena diyakini mampu untuk memperlancar dan mengembangkan usaha dengan cepat. Biasanya, akar ini digunakan untuk alat penjagaan baik menjaga rumah, tempat usaha, lahan ataupun menjaga tubuh si pembawa akar. Untuk dijadikan sebagai alat penjagaan rumah, tempat usaha dan sawah akar ini harus ditanam di sekitar pintu masuknya. Sebelum ditanam, akar ini dibawa memutari tempat yang akan diberi penjagaan. Dengan ditanami adanya akar ini, biasanya pencuri atau orang yang berniat jahat yang memasuki tempat penjagaan akan linglung dan tidak tahu jalan keluar sehingga memudahkan pemilik tempat untuk menangkap orang jahat ini.

Selain digunakan untuk penjagaan tempat, tak jarang orang menggunakan akar mimang untuk penjagaan diri. Jika orang yang tidak sengaja menyandung atau melangkahi akar ini akan linglung atau tersesat, orang yang membawa akar ini justru akan terlindung dari kelinglungan itu. Manfaat lainnya adalah orang yang membawa akar ini akan terhindar dari kejahatan. Orang yang akan berbuat jahat pada pembawa akar akan linglung saat berusaha menyentuhnya.

 

Leave a Reply