4 Cerita Misteri Gempa Bumi Versi Cerita Rakyat

Gempa bumi adalah fenomena alam yang terjadi akibat pergeseran lempeng bumi. Permukaan bumi baik daratan maupun lautan mengalami gelombang getaran akibat pergerakan tersebut. Namun bagi masyarakat kuno atau orang-orang jaman dahulu tepatnya mereka yang tidak mengenyam pendidikan formal memiliki cerita misteri gempa bumi tersendiri. Cerita-cerita yang beredar cukup variatif dan unik terutama di wilayah Lombok. Adapun gempa bumi versi cerita rakyat Lombok yaitu :

1.    Gerakan Ekor Banteng Besar

Terlepas dari versi BMKG beberapa daerah di Lombok memiliki pemahaman tersendiri terkait dengan gempa bumi. Salah satunya ada yang menganggap bahwa di dalam bumi terdapat seekor banteng yang besar. Ukuran badan besar, ekor dan tanduk yang sangat besar. Ketika terjadinya gempa bumi atau tanah yang bergetar mereka menganggap bahwa banteng besar baru saja melakukan gerakan-gerakan tertentu. Gerakan-gerakan itu diakibatkan oleh rasa gatal akibat kerumunan lalat atau hewan-hewan kecil yang mengganggu telinga si banteng besar.

2.    Gerakan Buaya Dengan Kulit Halus

Selain versi banteng besar beredar juga cerita tentang hewan melata yang sangat besar memiliki ekor yang sangat panjang. Ketika gempa terjadi artinya ekor hewan tersebut sedang bergerak-gerak karena sudah lama tidak bergerak. Ketika diceritakan hal itu seketika yang tergambar yaitu seekor hewan melata kurang lebih seperti seekor buaya tapi dengan kulit yang halus. Kulitnya halus atau tidak seperti buaya pada umumnya karena yang kita ketahui ketika kecil bumi itu datar dan luas. Maka jika hewan itu berada di bawah tanah maka dia adalah hewan dengan kulit yang halus supaya dataran tetap terlihat rata. Hewan ini sesekali melakukan sebuah gerakan karena merasa pegal dan memerlukan gerakan-gerakan tersebut.

3.    Gempa bumi adalah lindur besar

Lindur adalah istilah untuk menyebutkan gempa, namun ada juga masyarakat yang menyebutnya lebih spesifik bahwa lindur itu gempa yang skalanya kecil. Tapi ketika menyebut gempa bumi artinya skalanya besar. Selain sebutan lindur ada juga yang menyebutnya lindung. Lindung dalam bahasa Sasak adalah belut. Kaitannya dengan gempa bumi ada juga cerita yang beredar dikalangan anak-anak bahwa gempa adalah pergerakan lindung  secara aktif. Kita ketahui bahwa belut adalah hewan yang sangat licin dan pergerakannya pun sangat lincah. Maka gempa yang dirasakan diceritakan adalah pergerakan belut di dalam tanah, karena belut biasanya bersembunyi didalam tanah.

4.    Boyot, gempa bumi versi lombok timur

Wilayah Lombok Timur adalah salah satu kabupaten yang cukup luas dengan penduduk padat di wilayah NTB. Meskipun satu rumpun dan satu pulau Lombok, Lombok Timur memiliki dialek bahasa yang berbeda dengan wilayah Lombok Tengah. Namun di Lombok Timur di beberapa wilayahnya sudah banyak yang menggunakan bahasa Indonesia. Boyot dalam hal ini adalah sebutan untuk gempa yang berskala besar maupun kecil bagi orang Lombok Timur. Boyot kalau dibahasa Indonesiakan artinya bergetar. Maka dari itu, boyot adalah getaran tanah yang menyebabkan semua orang panik.

Demikian  beberapa versi dan sebutan cerita misteri gempa bumi menurut cerita-cerita rakyat maupun cerita-cerita untuk anak kecil. Kadang mereka anak kecil banyak bertanya tentang fenomena itu, namun bagi masyarakat yang tidak pernah mengenyam pendidikan memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman hidupnya. Cerita-cerita rakyat seperti ini cukup populer untuk menjadi dongeng anak-anak.

Leave a Reply