Home > Unik > Motif Batik Jogja Dan Maknanya

Motif Batik Jogja Dan Maknanya

Apakah anda termasuk orang yang suka menggunakan batik? Yuph, jika berbicara mengenai batik, kain ini merupakan salah satu kekhasan yang dimiliki oleh Indonesia. Banyak sekali jenis batik yang bisa ditemukan di Indonesia, setiap daerah mempunyai kekhasan batik itu sendiri. Salah satu kota batik yang terkenal ialah Kabupaten Pekalongan. Kabupaten ini memang di kenal sebagai daerah sebagai penghasil batik yang mempunyai kualitas yang tinggi. Namun demikian, selain pekalongan, Kota Jogja juga dikenal sebagai penghasil batik yang mempunyai kualitas tinggi juga. Batik jogja ini hadir dengan motif yang unik dan banyak pilihan. Setiap motif yang ada dalam batik ini, tidak hanya hadir dengan keindahan dan perpaduan warna, namun tiap motif yang hadir juga penuh dengan makna. Dalam kesempatan ini, saya akan memberikan beberapa informasi kaitannya dengan motif batik dan juga maknanya.

Asal Usul Batik Jogja

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai batik jogja ini, alangkah baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai asal-usul batik. Jika berbicara mengenai asal-usul batik motif jogja ini, jenis batik ini memang merupakan salah satu warisan budaya yang sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram, lebih tepatnya ialah ketika Sultan Agung bertahta. Namun pada waktu itu, kerajaan Yogyakarta kemudian terpecah menjadi dua yakni menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta. Busana yang digunakan dalam kedua kesultanan tersebut merupakan motif batik yang sangat khas. dan semenjak itu, batik mulai digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Motif-Motif Batik dan Maknanya

Motif batik jogja pertama yang bisa anda ketahui ialah motif batik pamiluto. Motif batik jenis ini biasanya digunakan ketika ada upacara pertunangan. Jika dilihat dari namanya, Pamilut, motif batik ini mempunyai makna perekat. Dengan demikian, makna yang ada dibalik motif batik ini ialah agar kedua calon pengantin itu saling terikat satu sama lain dan bisa menjaga hubungan mereka sampai waktu pernikahan itu tiba.

Motif batik kedua yang bisa anda ketahui ialah motif batik Ciptoning. Jenis motif ini memang biasanya dipakai ketika menghadiri acara atau kegiatan resmi. Makna yang terkandung dalam motif batik ini ialah agar memberikan kesan bijaksana kepada yang memakainya. Oleh karena itu, motif batik ini sering digunakan dalam acara-acara resmi semacam menghadiri acara pernikahan dan juga yang lainnya. Selain itu, motif batik ini juga memberikan kesan bahwa orang yang memakai batik ini ialah sopan, berwibawa dan mempunyai tata krama yang baik.

Selain motif batik ciptoning, motif batik lainnya yang bisa anda ketahui ialah wahyu tumurun cante. Motif batik ini memang tidak seperti motif batik ciptoning yang bisa dipakai dalam acara apapun. Motif batik ini memang dikenal dengan motif batik khusus yang biasanya dipakai dalam acara tradisioanl orang jawa, misalnya Temu manten dan acara-acara tradisi lainnya. Sementara itu, motif batik ini juga mengandung makna dibalik motifnya. Motif batik ini mempunyai makna agar pengganti senantiasa mendapatkan anugrah dari Tuhan dan juga dikarunia oleh keturunan yang baik.

Motif batik terakhir namun bukan yang paling akhir ialah motif batik Jogja wahyu Tumurun. Motif batik ini memang hampir mirip dengan motif batik Wahyu Tumuran Chantel. Hanya saja perbedaan yang ada antara motif batik ini dengan motif batik sebelumnya ialah pada penggunaannya. Motif batik ini digunakan untuk acara yang lebih umum jika dibandingkan dengan motif batik sebelumnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *