Mitos Tali Pocong Yang Bikin Kalian Tidak Berani Tidur Sendirian

Cerita mistis memang tak pernah ada habisnya. Setiap daerah memiliki cerita mistis tersendiri, terlebih lagi daerah Jawa. Pernahkah kalian mendengar kasus mayat yang hilang dicuri? Atau kasus kuburan yang digali lagi? terkadang kita tidak habis pikir, untuk apa mereka menggali kuburan orang mati. Ternyata mereka melakukan itu hanya demi tali pocong. Buat apa mereka mengambil tali pocong? Simak terus mitos tali pocong yang bikin bulu kuduk berdiri ini.

Mitos Tali Pocong

–      Tali pocong lupa dilepas

Mitos pertama yang masih berkembang ditanah Jawa adalah tali pocong yang lupa dilepas. Kita tahu ketika akan menguburkan mayat secara Islam, talinya harus dilepas. Berdasarkan mitos yang ada, bila tali lupa tidak dilepaskan pocong akan bergentayangan. Dulu ada sebuah sinetron televisi menceritakan tentang Mumun yang jadi pocong karena talinya lupa tidak dilepas. Orang-orang percaya bila tali lupa dilepas maka arwah juga tidak bisa lepas. Akhirnya mereka bergentayangan hingga 40 hari disekitar kampung untuk melepaskan tali pocongnya.

      Kebal serangan benda tajam

Konon tali pocong membuat seseorang kebal dari senjata tajam. Menurut salah satu ahli supranatural, tapi ini hanya sebagai syarat dari sang guru. Nantinya tali tersebut diberi mantera oleh sang guru hingga menjadi sakti. Bila sudah sakti, tapi tersebut membuat orang tersebut kebal terhadap benda tajam. Syarat yang diberikan sang guru berbeda-beda, seperti mencuri atribut mayat (tali pocong atau kain kafan) yang meninggal pada hari tertentu. Hingga syarat berhubungan badan dengan mayat.

      Pesugihan

Meskipun saat ini sudah masuk jaman modern, mitos pesugihan dengan tali pocong masih santer terdengar. Walaupun memasuki jaman modern himpitan ekonomi masih membelit banyak orang diberbagai penjuru negeri. Kenaikan harga tak diimbangi bersama kenaikan upah, membuat sebagian orang memilih jalan pintas. Konon pesugihan tersebut tidak membutuhkan tumbal. Hanya membutuhkan keberanian menggali makam orang yang baru meninggal beberapa hari. Kemudian mengambil semua talinya.

–      Tali pocong selasa legi

Mitos tali pocong yang juga masih beredar di masyarakat adalah tali pocong selasa legi. Konon mayat yang meninggal pada selasa legi memiliki kekuatan mistik yang kuat. Banyak masyarakat juga mempercayainya. Sehingga setiap keluarga yang meninggal pada selasa legi, para kerabat akan berjaga di makam saat malam hari. Tindakan tersebut dilakukan guna melindungi jasad si mayat agar kuburnya tidak digali oknum tidak bertanggung jawab. Biasanya tali pocong selasa legi digunakan sebagai jimat.

      Pelet

Kasus pencurian tali pocong memang nyata terjadi, bukan hanya di pulau Jawa saja. Hingga ke berbagai penjuru negeri. pengakuan seorang mantan penganut ilmu hitam, dia mengumpulkan tali pocong dan dirawat dengan memberi sesaji secara rutin. Koleksi tali pocong ini biasa digunakan untuk memikat banyak wanita. Pastinya dia lebih mudah memikat hati seorang wanita, berbekal koleksi tali pocong pemikat wanita. Tapi pengkoleksi tali pocong semasa hidupnya tidak akan merasa tenang. Dia selalu merasa dikejar-kejar sesuatu.

Kesemua mitos tadi hingga saat ini masih saja terjadi. Dengan bukti banyak mayat yang kehilangan talinya. Penggali kubur beberapa meninggalkan kuburan dengan kondisi berantakan, adapula yang merapikannya lagi agar tidak dicurigai. Bukan hanya hantu pocong saja yang meresahkan. Sikap manusia yang masih percaya pada mitos tali pocong juga meresahkan. Apa kalian percaya dengan mitos tersebut?

Leave a Reply