Kisah Tentang Tragedi Bintaro Yang Paling Menyeramkan

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti pernah mendengar cerita tentang tragedi Bintaro. Cerita ini berkaitan tentang kecelakaan kereta api paling parah yang pernah terjadi di Indonesia. Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan Bintaro, Jakarta selatan, yakni pada tanggal 19 oktober 1987 yang lalu. Kecelakaan terparah ini melibatkan dua kereta api yakni KA 255 jurusan Rangkasbitung-Jakarta dan juga KA 220 jurusan Tanah Abang-Merak. Insiden kecelakaan ini menyebabkan sejumlah penumpang yaitu sekitar 150 orang tewas serta 300 penumpang lainnya mengalami luka.

Tentu saja kecelakaan tersebut meninggalkan duka yang mendalam bagi para keluarga dan juga korban. Selain itu, insiden tersebut juga menyisakan kisah-kisah horor yang cukup menyeramkan. Berikut adalah beberapa kisah misterius tragedi Bintaro.

Beberapa kisah HororĀ tragedi Bintaro yang paling menakutkan

Ada beberapa kisah menyeramkan jika berbicara tentang tragedi yang terjadi di Bintaro tersebut. Salah satunya yaitu penampakan makhluk hitam dengan mata yang tajam dan berwarna merah. Beberapa orang mempercayai bahwa penampakan tersebut sering mengganggu para pengguna jalan yang melewati jalan. Akibatnya, terdapat beberapa para pengguna jalan yang sering mengalami kecelakaan di kawasan tersebut.

Kisah horor selanjutnya yaitu adanya suara jeritan dan rintihan saat malam hari. Selain suara-suara menyeramkan tersebut, ada juga suara orang yang menangis sambil minta tolong. Berdasarkan penuturan dari beberapa warga di sekitar kawasan itu, apabila mendatangi suara menyeramkan tersebut, orang-orang justru akan melihat sosok penampakan dengan bentuk manusia yang wajahnya hancur dan juga berlumuran darah.

Kisah horor tragedi Bintaro selanjutnya yaitu potongan-potongan tubuh tanpa kepala yang sering menggelinding di sekitar area rel. Bukan hanya mendengar suara yang menyeramkan dan sering muncul di area sekitar rel, beberapa warga sekitar juga mengaku pernah menyaksikan atau melihat potongan-potongan tubuh tanpa kepala yang menggelinding di atas rel kereta. Beberapa warga lainnya mengatakan bahwa mereka sempat melihat kepala yang melayang tanpa ada tubuh. Penampakan makhluk ghaib tersebut seiring dilihat oleh warga yang melintasi rel kereta api di malam jum’at.

Penampakan lain yang tak kalah menyeramkan yaitu penampakan beberapa anak kecil yang bermain di sekitar area rel kereta api. Kisah satu ini juga berkaitan dengan tragedy kecelakaan kereta api di Bintaro yang seringkali dibicarakan oleh warga sekitar. Menurut penuturan mereka, penampakan tersebut adalah sebuah pertanda buruk. Warga sekitar menuturkan jika melihat penampakan tersebut, maka akan ada kejadian yang besar di sekitar kawasan rel kereta api.

Kronologi terjadinya tragedi Bintaro, kecelakaan KA terdahsyat

Kecelakaan KA atau kereta api yang sudah terjadi di kelurahan Bintaro, kecamatan Kebayoran lama, Jakarta Selatan memang menjadi duka yang memilukan. Tragedi ini memang terbilang sangat mencekam dan terjadi pada tanggal 19 Oktober 1987. Sebanyak sekitar 129 nyawa melayang dalam kecelakaan tersebut dan 238 orang mengalami luka berat. Dahsyatnya kecelakaan ini membuat banyak orang penasaran bagaimana hal tersebut bisa terjadi.

Pada awalnya, terdapat dua rangkaian kereta api yang datang dari arah yang berlawanan. Kereta yang satu berangkat dari Rangkasbitung menuju ke Jakarta Kota sedangkan yang lainnya berangkat dari Tanah Abang menuju ke Merak. Masing-masing kereta api mempunyai kecepatan sekitar 30 hingga 60 kilometer per jamnya di jalur rel yang sama. Tabrakan pun terjadi antara kereta api dengan nomor 220 serta 225 tersebut. Dan yang menjadi tersangka utamanya adalah masinis KA 225.

Berkaitan tentang cerita misterius dan horor yang beredar di masyarakat sekitar. Sepatutnya kita selalu berdo’a dan mendo’akan mereka yang menjadi korban dari tragedi Bintaro tersebut. Jangan lupa untuk selalu meminta perlindungan Sang Pencipta saat melintasi kawasan tersebut.

Leave a Reply