Kisah Mistis Nyata Misteri Kampung Siluman Gunung Salak

Tak banyak orang yang tahu bahwa di gunung Salak Sukabumi terdapat makam keramat yang letaknya di tengah rimba dan jauh dari perkampungan penduduk. Pada nisan makam tersebut tertulis nama Eyang Santri. Anehnya 12 kilometer dari makam tersebut tepatnya di kaki gunung salak juga terdapat kompleks makam keramat dengan nama yang sama yaitu makam keramat Eyang Santri. Lokasi tepatnya adalah di Kampung Giriharja, Cidahu Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Masyarakat sekitar meyakini makam keramat pertama yang berada di tengah rimba saat ini telah dijadikan sebagai kampung siluman gunung salak

.

Kejadian Aneh Terkait Misteri Kampung Siluman Gunung Salak

Cerita bermula dari kejadian aneh dimana warga mendengar suara banyak anjing yang menggonggong dalam waktu yang lama. Warga merasa anjing tersebut menggonggong karena menemukan sesuatu yang tidak biasa. Kejadian itu nyatanya tidak terjadi hanya dalam satu malam. Di malam-malam berikutnya warga masih mendengar suara gonggongan anjing tersebut di waktu yang sama persis yaitu menjelang tengah malam. Warga langsung mengaitkan kejadian tersebut dengan keberadaan kampung siluman di makam keramat gunung salak.

Sebenarnya bukan tanpa alasan warga menyebut makam keramat di tengah rimba tersebut sebagai kampung siluman. Pasalnya, sempat terjadi beberapa peristiwa aneh yang tidak jauh dari makam tersebut. Salah satunya adalah kejadian jatuhnya pesawat sukhoii yang menabrak gunung salak. Beberapa minggu setelah kejadian tersebut juga ada lagi peristiwa di luar nalar yang dialami 7 warga yang tengah melancong ke air terjun yang tidak jauh dari makam keramat tersebut. Selagi melancong, mereka bertemu dengan beberapa laki-laki yang memakai baju serba putih khas pesilat tempo dulu. Namun anehnya beberapa lelaki berbaju putih tadi tiba-tiba saja menghilang tanpa meninggalkan jejak.

Setelah dua kejadian di atas, Kang Endang yang dikenal pemberani menjadi tertarik untuk mencari tahu kebenaran tentang kampung siluman gunung salak. Ia merasa ada sesuatu yang terjadi di makam keramat Eyang Santri yang letaknya di tengah rimba itu. Akhirnya Kang Endang bersama temannya berniat melakukan meditasi atau setidaknya menghubungi makhluk gaib penghuni makam keramat tersebut. Sayangnya niat itu terhalang oleh hujan yang turun sangat lebat. Alhasil mereka hanya bisa mencapai keramat watu Joang saja. Perjalanan ke makam keramat Eyang Santri tidak mungkin dilanjutkan. Mengingat kabut tebal yang terjadi meski hujan telah reda.

Sesaat kemudian Kang Endang memperlihatkan sesuatu yang tak biasa. Ia berkata bahwa ia melihat ada beberapa orang yang turun di jalan setapak yang berjarak sekitar 400 meter dari tempatnya. Namun anehnya, teman Kang Endang tidak melihat apapun. Mimik muka Kang Endang nampak tegang dan takut. Karena Kang Endang sering bercanda di keseharian, temannya berpikir bahwa Kang Endang saat itu tengah melakukan hal yang sama yaitu bercanda. Karena penasaran temannya pun berkonsentrasi melihat jalan setapak tadi yang saat ini berkabut. Samar-samar mereka mulai melihat seperti bayangan manusia yang tengah berjalan.

Kang Endang dan teman-temannya akhirnya menyadari keberadaan makhluk lain yang tengah turun dari gunung salak. Karena Kang Endang mempunyai insting yang kuat mengenai hal-hal berbau mistik, ia mengajak temannya untuk turun dan pergi dari tempat tersebut. Dari peristiwa tersebut Kang Endang meyakini bahwa ada sekumpulan makhluk halus yang menjadi penghuni kampung siluman gunung salak. Para siluman tersebut banyak menjebak manusia dalam gelapnya kabut sehingga banyak terjadi kecelakaan. Seperti tergelincir ke jurang akibat nekat menerobos kabut.

Itulah tadi kisah mistis nyata mengenai misteri kampung siluman gunung salak. Terlepas benar atau tidaknya kisah tersebut mengingatkan kita untuk berhati-hati kapanpun dan dimanapun kita berada.

Leave a Reply