Kisah Misteri Kutukan Jurang Padaan Di Kulon Progo

Di sebuah desa di kecamatan kalibawang kabupaten kulon progo, terdapat sebuah kisah misteri yang cukup populer. Kisah ini memang sangat terkenal di kecamatan tersebut namun memang hanya menjadi kisah local saja. Dari jaman dahulu hingga sekarang kisah kutukan ini masih sangat dipercaya oleh masyarakat yang tinggal di desa tersebut. Kisah ini adalah mengenai sebuah kutukan pernikahan yang tidak akan bahagia jika yang menikah adalah orang dari desa pantog kulon dan juga desa padaan. Kisah ini memang sangat unik dan cukup mengerikan karena jika ada seseorang yang langgar larangan maka kutukan akan benar benar terjadi.

Di kalangan masyarakat desa memang ada banyak kisah misteri dan mitos mengenai larangan pernikahan antara satu suku dengan suku tertentu atau satu wilayah dengan wilayah tertentu. Salah satu yang sangat terkenal adalah jika terdapat larangan menikah bagi orang dari suku jawa dengan suku sunda. Kisah ini tentu sudah sangat sering anda dengar apalagi jika anda adalah orang dari suku sunda atau suku jawa. Asal mula dari mitos ini memang sangat simpang siur. Namun ada yang berpendapat jika dahulu memang ada sebuah kerajaan yang mengutuk pernikahan anak keturunan dari kedua suku ini karena terdapat permusuhan. Konon, bagi orang yang menikah dengan melanggar larangan tersebut akan hidup sengsara misalnya akan ada salah satu yang salah dan ada salah satu yang selalu diinjak injak oleh pasangan yang satunya. Hal ini memang ada yang terjadi namun ada juga yang tidak terjadi. Namun bagi orang orang yang terlanjur percaya dengan kisah misteri ini akan sangat menghindari karena takut jika terjadi hal yang kurang baik di pernikahan. Banyak dari pasangan sunda dan jawa yang akhirnya bercerai atau menjadi keluarga yang tidak harmonis sehingga banyak yang membenarkan jika kutukan itu benar benar ada.

Untuk kisah dan misteri kutukan larangan pernikahan di desa padaan dan juga pantog kulon ini juga hampir mirip. Berdasarkan cerita dan penjelasan orang tua dari masyarakat kutukan atau larang itu memang benar adanya. Banyak yang telah membuktikan jika ternyata apa yang dilarang oleh orang jaman dahulu ini memang membuat penyesalan. Ketika ada orang yang menikah padahal mereka berasal dari dua wilayah tersebut salah satunya akan meninggal dunia atau akan mengalami kesulitan ekonomi di rumah tangganya. Dan jika dilihat dari survey yang dilakukan memang banyak orang yang meninggal setelah menikah atau bahan kehidupannya serba kekurangan atau tidak harmonis. Hal ini tentu sangat menyeramkan apalagi niat dari seseorang menikah adalah untuk mencari kebahagiaan dan membangun keluarga yang sakinah.

Seorang nenek pernah berkata jika dua desa ini teRpisah jurang yang tajam dan siapa saja yang ingin menikah dengan desa di seberang jurang sebaiknya di batalkan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Dahulu ada sepasang sejoli yang berasal dari wilayah tersebut dan sudah sangat saling mencintai. Saat mereka berencana untuk menikah, orang tua dari kedua pasangan sama sama tidak mengizinkan karena mereka sangat percaya jika kutukan itu memang benar adanya. Saking kentalnya kisah misteri di wilayah tersebut, hingga saat ini tidak ada yang bisa menjalin hubungan suami istri antar desa tersebut. Jikalau pun memang ada, keluarga tersebut memiliki kehidupan rumah tangga yang serba kekurangan, tidak akur dan memiliki anak anak yang bodoh. Entah dari mana kutukan ini berasal namun memang kisah ini sudah ada sejak lama.

Leave a Reply