Kisah Misteri Hantu Noni di Lawang Sewu Semarang

Jika berbicara mengenai kisah misteri, memang Indonesia bisa dikatakan sebagai gudangnya kisah-kisah misteri tersebut. Hal tersebut bisa anda lihat dari berbagai macam atau jenis kisah misteri yang bisa anda temukan di setiap sudut atau wilayah di Indonesia. Salah satu daerah yang juga banyak menyumbangkan kisah misteri ialah daerah Jawa Tengah atau Semarang. Yuph, daerah semarang memang menjadi salah satu daerah yang banyak akan kisah misteri yang mana kisah tersebut juga belum terbukti apakah benar atau salah. Salah satu kisah misteri yang cukup masyur yang ada di Jawa Tengah khususnya di Semarang ialah Kisah Lawang Sewu. Yuph, jika berbicara mengenai lawang sewu memang, tempat ini memang dikenal sebagai tempat yang banyak hantu meskipun hal tersebut juga belum bisa dibuktikan kebenarannya sampai sekarang ini. apa saja kisah misteri lawang sewu? Simak kisahnya sebagai berikut.

Kisah misteri lawang sewu

Lawang Sewu adalah bangunan kuno yang dibangun pada tahun 1904 (di zaman penjajahan Belanda). Bangunan itu diciptakan oleh Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag, arsitek asal Belanda. Di era penjajahan Jepang, bangunan itu digunakan sebagai pangkalan militer Jepang. Jepang mengubah fungsi bunker di Lawang Sewu menjadi penjara dadakan untuk menahan pejuang dan tentara Belanda yang tertangkap. Banyak penyiksaan di sana.

Ceritanya dimulai saat tentara Jepang menyerbu gedung Lawang Sewu dan menjadikannya salah satu basis tentara. Saat itu, tentara Jepang memperkosa 20 noni (di era penjajahan Belanda, orang Indonesia menyebut wanita Belanda dengan “noni”). Menurut kabar tersebut, ada 20 wanita yang terdiri dari 10 perawan dan 10 yang sudah menikah. Setelah itu, tentara Jepang memotong 20 kepala wanita itu. Dari situlah misteri hantu noni (wanita asal Belanda) dimulai.

Toha, warga dari Desa Prembaen, Semarang. Ia suka memancing di sungai dekat Lawang Sewu. Terkadang ia melihat hantu noni di Lawang Sewu dengan rambut acak-acakan, gaun putih panjang dan ia tersenyum dengan wajah penuh darah.

Padahal, pintu di Lawang Sewu tidak mencapai 1000. Itu terjadi karena nama “sewu” (seribu) hanya figur pidato yang memiliki arti “ada banyak pintu seolah ada 1000 pintu”. Selanjutnya tentara Jepang menggunakan Lawang Sewu untuk menyiksa tentara Belanda. Saat itu, Lawang Sewu disebut “penjara jongkok” (penjara jongkok).

Lima sampai sembilan orang dimasukkan ke dalam satu kotak dan mereka harus berjongkok. Kotak itu berukuran 1,5 x 1,5 meter dengan tinggi badan 60 cm. Kemudian kotak itu diisi air setinggi tahanan tengkuk. Di ruang bawah tanah juga terdapat sebuah penjara, lima sampai enam orang dimasukkan ke dalam satu kotak yang memiliki diameter sekitar 60 cm x 1 meter. Mereka berdiri begitu dekat, lalu kotak itu ditutup oleh pintu besi sampai mereka mati

Itulah kisah misteri lawang sewu yang bisa anda ketahui. Jika berbicara mengenai kisah misteri, memang hal tersebut antara percaya atau tidak. Namun sebagai seorang Muslim, kita harus meyakini bahwa memang ada hal-hal ghaib atau makhluk ciptaan Allah yang juga hidup berdampingan dengan manusia. namun demikian, hal yang harus diperhatikan dan diutamakan ialah selalu memohon perlindungan kepada Allah mengingat bahwa Allah yang Maha Pencipta yang ada di seluruh semesta ini dan semua mahkluk ciptaannya tunduk akan Allah SWT.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *