Jangan Hanya Menikmati Keindahannya Saja, Intip Pula Kisah Legenda Ranu Kumbolo

Wisata alam memang sangat cocok dijadikan sebagai tujuan wisata menghilangkan penat serta lokasi menenangkan diri. Danau berlokasi dibalik gunung juga jadi lokasi tepat, seperti Ranu Kumbolo. Keindahan danau dibalik gunung Sumeru tersebut pernah terekspose dalam film 5 cm. Menikmati sunrise dibalik bukit menjulang tinggi dengan tenangnya air membuat danau tersebut selalu kebanjiran pengunjung. Terlebih lagi bagi para pendaki gunung yang ingin mendaki gunung tertinggi di Jawa ini. Ternyata dibalik keindahan danau ini, dia memiliki sejarah yang melegenda.

Asal Usul Ranu Kumbolo

Dahulu kala ada seorang pasangan suami istri yang sangat miskin bernama Marmoyo dan Sawitri. Ketika Sawitri tengah hamil muda, dia ngidam ingin makan ikan. Karena tak memiliki cukup uang untuk membeli ikan di pasar, Marmoyo pun pergi ke sungai guna menangkap ikan. Cukup lama Marmoyo memancing, akhirnya umpan pancingannya dimakan ikan. Akan tetapi ikan mas hasil tangkapannya bukan sembarang ikan. Ikan itu adalah ikan mas ajaib yang dapat bicara dan sisiknya dapat berubah jadi kepingan emas.

Marmoyo memutuskan untuk memelihara ikan tersebut, dan merahasiakannya dari sang istri. Dia menyimpan ikan tersebut didalam gentong. Marmoyo pergi ke pasar untuk menjual kepingan emas dan membeli ikan untuk sawitri. Sedangkan Sawitri didalam rumah sudah tidak bisa menahan lapar, melihat ada ikan didalam gentong Sawitri segera menggorengnya. Sepulang dari pasar Marmoyo kaget melihat ikan itu tinggal kepala dan tulang saja.

Diapun bercerita kepada istrinya bahwa ikan yang dimakannya itu adalah ikan ajaib. Sawitri mendapatkan kutukan hingga lahirlah seorang anak bersisik yang diberi nama kumbolo. Kumbolo lahir menjadi anak laki-laki yang pintar berenang dan mampu menyelam cukup lama dalam air. Namun Kumbolo dianggap aneh dan terasing, serta selalu jadi bahan ejekan teman-temannya.

Sejarah Ranu Kumbolo

Pada suatu hari, ada seekor raja lele yang terjepit didasar sungai. Sebagai ucapan rasa terima kasih raja lele, dia memberi tahukan kepada kumbolo bahwa sisik pada tubuhnya dapat hilang dengan mutiara pelangi yang berada dipuncak gunung sumeru. Kisah legenda Ranu Kumbolo menuliskan bahwa Raja lele juga memberikan kumisnya yang dapat berubah menjadi tongkat, cambuk sakti dan dapat berubah jadi ikat pinggang. Dengan restu orang tua, Kumbolo berkelana mendaki gunung Semeru dan ingin menemukan mutiara tersebut.

Sesampainya dipuncak gunung, Kumbolo berhasil menemukan mutiara tersebut. Orang tua Kumbolo merasa khawatir dan menyusulnya, tapi baru sampai di lereng gunung, ada 3 bocah nakal yang mencuri bekal mereka dan disesatkan didalam hutan. Ketika Kumbolo turun gunung dia juga dicegat 3 bocah nakal tersebut dan ingin merebut mutiara pelangi. Perebutan sengitpun terjadi hingga mutiara itu jatuh dan amblas. Ajaibnya tanah amblas itu langsung memancarkan mata air yang dahsyat. Dalam sekejap saja amblasnya tanah itu berubah menjadi danau dan tiga bocah itu tenggelam didalamnya.

Sedangkan Kumbolo berhasil keluar dari danau dan sisiknya menghilang dari tubuhnya. Orang tua Kumbolo yang tadinya tersesat didalam hutan berhasil keluar dan melihat keindahan danau (ranu) ditengah deretan pegunungan. Mereka semakin terkejut melihat Kumbolo keluar dari ranu tersebut dengan tubuh yang bersih dari sisik. Mereka sangat bahagia melihat kumbolo telah lepas dari kutukan tersebut. Akhirnya danau itu diberi nama Ranu Kumbolo.

Itulah kisah dari Ranu Kumbolo yang terus turun menurun hingga saat ini. Perlu digaris bawahi bahwa cerita tersebut adalah cerita yang turun temurun dan tetap dipercaya masyarakat sekitar. Bila kalian berniat kelokasi wisata ini ada beberapa peraturan yang tidak boleh dilakukan, dilarang mandi, memancing ikan, serta mencuci disana.

Leave a Reply