Fakta Tahun Baru 2017 di Malam Minggu Legi Bukan Mitos

Jika kita melihat kalender, maka kita akan mendapatkan bahwa pergantian tahun antara 2016 menuju 2017 tepat jatuh pada malam minggu legi. Mungkin tak semua orang tahu mengenai sebutan minggu legi. Apalagi di jaman yang semakin modern dan teknologi yang semakin canggih ini. Minggu legi adalah salah satu hari yang ada di penanggalan jawa. Selain legi, ada juga pahing, pon, wage, dan kliwon. Jatuhnya tahun baru di malam minggu legi tersebut menjadi satu bahan perbincangan yang menarik bagi sebagian orang. Pada pergantian tahun yang sebelumnya, tanggal 31 Desember 2015 jatuh pada hari Kamis. Sehingga malam pergantian tahun 2016 adalah malam jumat kliwon. Lantas fakta apa yang ada di pergantian tahun baru 2017 yang jatuh di malam minggu legi tersebut?

Sebagai orang Jawa terutama orang yang sudah sepuh (tua), disamping menggunakan kalender Masehi penanggalan jawa masih tetap dijadikan acuan atau perhitungan sampai saat ini. Dalam perhitungan, tanggal 1 Januari 2017 jatuh di Hari Minggu legi tanggal 2 bakdal mulud 1950 dan juga tanggal 2 Robiul akhir 1438 Hijriyah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penanggalan jawa, tahun baru ini diapit oleh hari sabtu kliwon dan senin pahing. Agar lebih paham berikut ini kami sertakan itungan penanggalan jawa.

Dina PasaranMinggu Legi
WarsaJe
WukuKulawu
Windu, LambangSengara, Kulawu
MongsoKapitu
ParingkelanPaningron
PadewanBatara Indra
PadangonKerangan
PancaudaSumur Sinaba
RakamMacan Ketawan
PaarasanAras Pepet

Jika dilihat dari penanggalan jawa diatas, malam tahun baru 2017 tepat jatuh di mongso kapitu atau jika diartikan adalah musim ke-7 yang dimaknai sebagai kondisi alam yang sedang tidak menentu atau tidak bersahabat. Akan sering terjadi angin kencang yang disertai dengan hujan deras. Dalam mitologi jawa, Batara Indra sebagai padewan dari mongso kapitu ini diceritakan menjadi penyebab kondisi alam yang demikian. Konon, sejak kelahirannya di dunia ia membuat gara-gara. Diceritakan saat itu terjadi angin yang kencang serta hujan yang begitu lebat. Petir-petir menyambar dan kondisi tersebut ditambah pula dengan air laut yang tumpah sampai ke daratan.

Budaya Pergantian Malam Tahun Baru 2017

Seperti yang kita ketahui, malam pergantian tahun selalu identik dengan pesta yang meriah seperti misalnya pesta kembang api. Pergantian tahun 2016 menuju 2017 ini bertepatan dengan akhir pekan dan musim libur sekolah. Tak heran jika perayaan tahun baru di beberapa daerah semakin meriah. Tak ada salahnya memang merayakan malam pergantian tahun dengan mengadakan sebuah perayaan. Namun akan lebih baik jika kita tetap mengutamakan kehati-hatian agar tak menimbulkan sesuatu yang tak diinginkan. Sesuai dengan hitungan penanggalan jawa, sebaiknya saat merayakan tahun baru 2017 kita menghindari tempat-tempat yang berbahaya. Misalnya saja pantai, bawah pohon besar, atau gunung.

Percaya atau tidaknya kita dengan perhitungan penanggalan jawa tersebut adalah hak masing-masing dari kita. Tapi mencegah sesuatu yang buruk agar tidak terjadi juga tidak ada salahnya. Mengingat beberapa bencana terjadi sebelum tahun baru 2017, akan lebih baik jika momen pergantian tahun baru diisi dengan hal yang lebih bermanfaat. Misalnya saja, anggaran untuk perayaan tahun baru dialihkan untuk membantu para korban bencana alam. Seperti yang kita tahu di akhir tahun 2016 sempat terjadi bencana gempa di Aceh. Anggaran perayaan tersebut akan jauh lebih berguna bagi para korban gempa ketimbang digunakan pesta foya-foya. Semoga kita semua menjadi orang yang lebih bijak dalam bertindak.

Leave a Reply