Home > Mistis > Cerita Misteri Dibalik Megahnya Candi Borobudur

Cerita Misteri Dibalik Megahnya Candi Borobudur

Perkembangan zaman saat ini tidak menjadi alasan berhentinya peredaran cerita misteri, justru perkembangan zaman menjadi wadah lain untuk menampung kisah misteri yang akan lebih mudah tersebar. Sebab seperti yang kita tahu, jenis cerita ini tidak akan pernah punah dan akan selalu menjadi pembahasan menarik. Dimana pun dan kapan pun kita akan selalu mendengar cerita yang berjenis kasat mata, sebab hal ini tidak mungkin untuk dihilangkan dari peradaban manusia. salah satunya adalah cerita yang hingga kini masih menjadi sebuah tanda tanya besar terkait dengan Candi Borobudur.

Siapa yang tidak tahu mengenai sebuah kompleks candi megah yang berupa peninggalan bercorak Buddha? Tentu semua orang sudah mengerti jawabannya, apa lagi jika bukan Candi Borobudur. Yang bahkan saat ini sudah lazim digunakan sebagai objek wisata karena keindahan juga kemegahan bangunannya. Bahkan oleh UNESCO dijadikan sebagai salah satu keajaiban dunia, tentunya hal ini menunjukkan kemegahan dari Candi Borobudur yang bukan sembarangan. Tentu bagi seorang warga Indonesia kita harus merasa beruntung dengan hal ini, salah satunya dengan mencoba merawat dan melestarikan Candi Borobudur ini hingga kelak anak-cucu dan generasi selanjutnya juga masih bisa menikmati peninggalan yang bersejarah ini.

Cerita Misteri yang Melingkupi Candi Borobudur

Di balik kemegahan Candi Borobudur, sejatinya sangat wajar jika ditemukan berbagai cerita misteri yang melingkupinya. Sebab bila dipikir dengan kelogisan memang Candi Borobudur tidak akan pernah masuk akal, dengan bangunan sebegitu megahnya dan dibangun oleh orang-orang yang mungkin belum mengenal kecanggihan teknologi sekitar 750 hingga 850 M. Dengan ukuran yang megah Candi Borobudur tentu bukan dibuat dalam kurun waktu sebentar, apalagi bila diperhitungkan orang zaman dahulu masih belum memiliki teknologi canggih untuk mendukung pekerjaan tersebut.

Belum lagi bila kita menelisik relief-relief yang coba digambarkan melalui sisi atau dinding candi, banyak sekali tema yang coba diangkat. Bahkan banyak simbol atau relief yang belum diketahui maknanya hingga kini. Hal ini menunjukkan bahwa Candi Borobudur bukan dibangun oleh sembarang orang, ditambah dengan ukuran yang begitu mendetail dan sangat presisi. Hal ini tentu memunculkan beragam spekulasi terkait ketepatan perhitungan Candi Borobudur yang tidak dapat ditelaah dengan logika manusia. Satu lagi mitos yang beredar terkait Candi Borobudur adalah Kunto Bimo, yang merupakan mitos bilamana ada orang yang mampu memegang atau menyentuh arca dalam stupa akan mendapatkan keberuntungan dalam hidupnya. Tetapi hingga kini tidak pernah ada orang yang bisa melakukan misi tersebut, tentu hal ini bukan faktor ketidaksengajaan belaka tetapi karena perhitungan dari pembangunan Candi Borobudur yang begitu matang dan presisi.

Kisah tak masuk di akal lain yang juga masih menjadi tanda tanya besar adalah mengenai lingkungan sekitar candi yang banyak orang menduga bahwa dulunya merupakan sebuah danau. Hal ini dikuatkan dengan bentukan candi yang memang berbentuk seperti bunga teratai, melihat fakta ini bukankah menjadi tambah membingungkan? Sebuah candi di tengah-tengah danau dengan bentuk megah dan tidak mungkin dulunya digunakan alat berat dalam proses pembuatannya. Tentu hal ini sangat-sangat membuat pikiran melayang dan memumculkan beragam hipotesis. Dan jika melihat pada sisi relief, pada dinding setiap tingkatan kecuali Arupadhatu dipahatkan relief yang begitu teliti dan anggun. Pahatan relief Candi Borobudur memiliki kehalusan gaya serta citarasa estetik yang anggun dan bahkan relief tersebut dianggap sebagai yang paling elegan dalam kesenian dunia Buddha.

Nah itulah kisah misteri dibalik Candi Borobudur yang bahkan sampai saat ini belum menemukan jawaban pasti. Terlepas dari itu marilah kita jaga dan lestarikan Candi Borobudur agar kedepannya generasi penerus dapat melihat secara langsung salah satu keajaiban dunia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *