Home > Mistis > Cerita Horor Jawa Timur: Hantu Herlina

Cerita Horor Jawa Timur: Hantu Herlina

Cerita horor bukan hanya membuat bulu kuduk kita merinding saja, tapi cerita seperti ini tidak akan pernah ada habisnya. Meskipun kini sudah masuk pada era kemajuan teknologi, bukan berarti cerita hantu ini lenyap begitu saja. Kali ini kita akan bercerita sebuah kisah nyata yang terjadi di Jawa Timur. Sosok hantu gentayangan dan hingga kini dia masih banyak diceritakan banyak masyarakat Jawa Timur. Banyak orang percaya hantu gentayangan tidak hadir tanpa sebab. Sebenarnya apa yang terjadi pada hantu ‘herlina’ tersebut? kalau tidak berani jangan scroll kebawah!

Asal Muasal Hantu Herlina

Kisah horor Jawa Timur. Di Jawa Timur memang banyak ditemukan pondok pesantren, satu diantaranya pesantren di Lamongan yang jadi tempat menimba ilmu Herlina saat remaja. Herlina merupakan sosok remaja wanita cantik dan ramah. Tapi entah mengapa dia merasa keberadaannya di pesantren tidak pernah dihiraukan orang lain disekitarnya. Dia ingin jadi seseorang yang diperhatikan, namun jalannya mendapatkan perhatian salah!

Dia mencari perhatian dengan mencuri batu akik miliki Kyai yang mengajar disana. Sayangnya aksi pencurian itu diketahui oleh santri lain. Karena tertangkap basah, dia diadukan ke pihak pengurus pesantren. Pihak pengurus melaporkan kejadian tersebut ke Kyai pemilik cincin akik tersebut. kemudian Herlina akan dihukum sesuai ketentuan pesantren. Merasa malu dan takut akan hukuman itu, diapun kabur dari sana.

Namun naas nasibnya, dalam perjalanan kabur dia mengalami kecelakaan tertabrak mobil dan meninggal ditempat. Pihak pesantren tidak mengetahui akan kepergian Herlina. Tapi orang tuanya mendengar kabar meninggalnya Herlina, putri mereka yang tengah belajar di pesantren. Terlebih lagi meninggal dalam keadaan mengenaskan dengan kasusnya di pesantren yang dituduh mencuri.

Kisah Hantu Nyata Herlina

Cerita horor. Orang tuanya tidak terima anak mereka pergi untuk selama-lamanya dalam keadaan naas. Akhirnya mereka nekad datang ke dukun ilmu hitam yang konon mampu menghidupkan orang mati. Kedua orang tuanya meminta sang dukun menghidupkan kembali Herlina untuk balas dendam. Herlina dengan sosok hantu gentayangan ini masuk kembali ke pesantren. Pihak pesantren memang tidak mengetahui meninggalnya Herlina, mereka pun menerima dan memaafkan kejadian tersebut.

Perubahan sikap Herlina dirasakan oleh teman-teman sekamarnya. Dia hanya diam dengan wajah pucat pasi. Terlebih lagi kecurigaan datang dari kopernya yang mengeluarkan bau busuk dan anyir. Saat Herlina tidak berada disana, teman sekamarnya mencoba membukanya. Betapa terkejut mereka bahan isinya adalah darah busuk dan berbau sangat-sangat tidak sedap.

Hantu Herlina Memakan Korban

Ketika Herlina dibangkitkan kembali, ada sebuah syarat bahwa dia akan jadi hantu penyedot darah. Hingga suatu ketika dimalam Jum’at kliwon tengah malam, Herlina meminta diantarkan oleh pengurus pesantren untuk menemaninya ke kamar mandi. Tapi telah 2 jam dia di kamar mandi tak kunjung keluar. Merasa curiga karena dipanggil berulang kali tidak menjawab, akhirnya mereka mendobrak pintu kamar mandi.

Tapi betapa terkejutnya mereka yang ditemukan adalah sosok wanita bertaring yang sedang menghisap darah. Sontak hal ini membuat santri lain ketakutan dan segera melapor pada sang Kyai. Kyai pun memburu hantu tersebut dan dimasukkan kedalam botol kecil. Kemudian botol itu dibuang dan berharap tak seorangpun menemukannya.

Cerita horor ini telah lama beredar dan diceritakan secara turun temurun. Kengerian hantu penghisap darah dan memakan korban, membuat warga Jawa Timur berharap hantu Herlina tidak pernah ditemukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *