Home > Travelling > Jawa > Cagar Alam Pulau Sempu : Cagar Alam Eksotik di Kota Malang

Cagar Alam Pulau Sempu : Cagar Alam Eksotik di Kota Malang

Cagar Alam Pulau Sempu merupakan wilayah cagar alam yang seringkali disalahpahami sebagai destinasi wisata. Pulau ini terletak di desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Sempu adalah sebuah pulau kecil yang sangat eksotis dan indah sehingga banyak orang yang ingin mengunjungi lokasi ini. Walaupun demikian, faktanya pulau ini sebenarnya dilarang untuk dikunjungi karena statusnya masih sebagai cagar alam.

Pulau eksotis ini sudah menjadi wilayah cagar alam sejak tahun 1928 saat penjajahan Belanda. Belanda lah yang menetapkan daerah ini sebagai cagar alam. Berbagai macam ekosistem dimiliki pulau ini. Mulai dari pantai, hutan tropis dataran rendah, dan hutan bakau. Banyak berbagai jenis tumbuhan langka ada di sini. Mungkin karena inilah tempat ini dijadikan wilayah konservasi cagar alam.

Walaupun tertutup bagi umum, daerah ini masih bisa dikunjungi dengan tujuan tertentu dan dengan syarat tertentu. Jadi, bisa dibilang susah untuk bisa masuk ke sini dengan jalan legal. Kecuali jika Anda mempunyai tujuan yang jelas seperti penelitian atau tujuan pendidikan. Pengrusakan sangat dilarang di kawasan ini.

Meskipun sudah lama dinyatakan sebagai daerah konservasi, namun wilayah ini sering dikunjungi oleh wisatawan secara illegal. Kawasan konservasi ini jadi rusak karena ulah wisatawan yang masuk tanpa surat izin. Sebenarnya yang bisa masuk hanyalah orang-orang tertentu yang datang dengan tujuan pendidikan dan penelitian. Seharusnya kawasan ini tidak diturunkan statusnya menjadi destinasi wisata. Jika memang harus diturunkan statusnya, hendaknya perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam. Pemerintah Hindia Belanda waktu itu pasti mempunyai alasan yang kuat kenapa wilayah Pulau Sempu dijadikan konservasi cagar alam.

Dibutuhkan SIMAKSI untuk Masuk ke Wilayah Cagar Alam Pulau Sempu

Untuk bisa memasuki area konservasi ini, dibutuhkan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi). Pulau Sempu ini hanya bisa dimasuki untuk tujuan penelitian atau riset. Adapun agar bisa mendapat izin, SIMAKSI harus diajukan ke BB KSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Timur.

Karena banyak wisatawan yang keluar masuk daerah terlarang ini, tempat ini pun pernah memakan korban. Sebagai akibatnya juga banyak fasilitas di sana yang rusak karena ulah wisatawan. Begitu pula dengan kebersihannya, banyak sampah dibuang sembarangan sehingga membuat tempat konservasi yang harusnya dilindungi ini menjadi kotor. Pengamanan daerah ini kemungkinan tidak seaman tempat lain yang notabene adalah daerah wisata. Maka dari itu, keamanan tidak terjamin bagi wisatawan yang berkunjung.

Aktivitas wisata Pulau Sempu adalah aktivitas illegal. Walaupun sudah diberlakukan sosialisasi, pembinaan, maupun meletakkan papan larangan, tetap saja banyak wisatawan yang berkunjung. Bisa dibilang sangat susah untuk membuat orang-orang sadar bahwa kawasan konservasi adalah tempat tertutup bagi umum, namun banyak orang mengacuhkan himbauan ini. Semua ini dilakukan untuk melindungi alam Indonesia. Apalagi memberikan perlindungan bagi tanaman langka yang ada di Pulau Sempu ini.

Kabarnya, dijadikannya Pulau Sempu ini sebagai lokasi wisata membuat pemasukan warga setempat meningkat. Mereka bekerja dengan mengantar wisatawan menyeberang dari Pantai Sendang Biru menuju Pulau Sempu. Sebagai dari mereka juga ada yang bekerja sebagai porter. Meskipun ada sebagian pihak yang merasa diuntungkan dengan dijadikannya Pulau Sempu sebagai destinasi wisata, tetap saja tidak boleh backstreet dengan pemerintah provinsi setempat. Karena pastinya pemerintah setempat merasa kecolongan dengan adanya aktivitas wisata di cagar alam Pulau Sempu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *