Home > Mistis > Beberapa Mitos Jawa Yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Beberapa Mitos Jawa Yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Tentu kita sudah biasa mendengar istilah mitos dalam kehidupan sehari-hari. Mitos juga disebut sebagai cerita tradisional yang dipercaya di masyarakat tertentu. Meskipun tidak ada penelitian ilmiah yang menyatakan hal tersebut, namun pada nyatanya mitos tersebut tetap dipercaya dengan sepenuhnya oleh masyarakat. Ada beberapa mitos Jawa yang berkaitan dengan mistis dan masih banyak dipercaya hingga sekarang meskipun jaman sekarang sudah berbalut dunia digital. Nah, apa saja mitos yang masih dipercaya di Jawa hingga sekarang?

Daftar mitos Jawa Yang masih di percaya

  1. Keluar rumah maghrib dan wewe gombel

Salah satu mitos mistis Jawa yang kerap dibicarakan di kalangan masyarakat sekitar adalah mitos tentang seseorang yang keluar rumah pada waktu maghrib akan diculik oleh kalong wewe atau wewe gombel. Wewe gombel adalah makhluk halus yang sangat menyeramkan dan memiliki payudara yang sangat besar. Banyak cerita yang beredar di masyarakat hingga menjadi mitos.

Mitos ini cenderung berlaku pada anak kecil. Bagaimana makna dari mitos ini sebenarnya? Salah satu makna mitos yang beredar ini adalah wewe gombel memang sering keluar pada waktu maghrib. Waktu maghrib adalah gerbang perpindahan waktu untuk makhluk halus keluar dari persembunyiannya. Nah, anak-anak yang tanpa pengawasan dari orang tua akan memiliki resiko tinggi untuk diculik.

  1. Larangan tidur di depan pintu

Mitos lain yang berkembang di masyarakat Jawa adalah larangan tidur di depan pintu. Pernahkah anda mendengar mitos yang satu ini? Banyak cerita beredar di masyarakat mengenai mitos Jawa yang satu ini. Mitos ini berisi larangan yang menyatakan bahwa seseorang yang tidur di depan pintu akan di pindah.

Kenapa ia dipindah dari posisi tidurnya? Hal ini dikarenakan tidur di depan pintu akan menghalangi makhluk halus yang sedang lewat. Makhluk tersebut tentu saja marah karena jalannya di halangi dan jalan satu-satunya adalah siapa yang tidur tersebut akan dipindah di tempat yang lain. Banyak kepercayaan mengatakan bahwa hal ini sering terjadi pada seseorang yang tidur di dalam masjid.

  1. Menyembelih hewan saat hamil

Pada masyarakat Jawa terdapat beberapa larangan kaitannya dengan ibu yang sedang hamil. Salah satu larangan yang secara tegas diceritakan secara turun menurun dari orang tua Jawa adalah larangan suami dari wanita yang sedang hamil untuk menyembelih hewan. Ya, ini adalah mitos yang masih sangat dipercayai hingga kini.

Mitos ini mengatakan bahwa jika seorang suami dengan istri yang sedang hamil menyembelih hewan ternak, maka bayi yang dikandung akan kualat dan menjadi cacat seperti hewan yang disembelih tersebut. Oleh karena itu, salah satu mitos mistis Jawa tetap terjaga hingga sekarang.

  1. Memberi bayi silet, sisir dan jarum

Saat anda berkunjung ke rumah seorang warga Jawa yang sedang memiliki bayi yang baru lahir, anda pasti akan menemukan beberapa benda kecil, seperti silet, sisir dan jarum yang ditempatkan di atas kepala bayi tersebut saat tidur. Nah, ini juga merupakan salah satu mitos yang dipercaya hingga sekarang. Apa maksud dari mitos ini di masyarakat Jawa pada umumnya?

Ketika benda tersebut, yakni silet, sisir dan jarum dianggap sebagai senjata bagi bayi tersebut. Senjata untuk apa? Dalam mitos Jawa dipercaya bahwa bayi membutuhkan hal tersebut untuk melawan setan. Bayi memang cenderung lebih mudah untuk diganggu oleh setan sehingga sering menangis. Dengan beragam benda tersebut, setan tidak akan mengganggu bayi tersebut, menurut masyarakat Jawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *