Home > Mistis > 5 Lagu Pengundang Hantu yang Paling Serem

5 Lagu Pengundang Hantu yang Paling Serem

Di Indonesia tentunya memiliki banyak cerita tentang hantu. Ternyata, menurut mitos, hantu-hantu di Indonesia bisa dipanggil. Hantu ini bisa dipanggil dengan lagu yang sejak dahulu dipercaya bisa mendatangkan hantu. Pada kesempatan ini, mari kita bahas lebih rinci tentang lagu pengundang hantu ini. Hantu yang dipanggil ini juga merupakan hantu yang serem-serem dan sering muncul di berbagai cerita serta film horror yang ada di Indonesia. Berikut adalah lagu yang sering digunakan untuk memanggil hantu sehingga mereka muncul di sekitar kita.

Lengser Wengi

Lagu ini merupakan lagu yang dipopulerkan melalui film kuntilanak. Sebenarnya lagu ini memang sudah zaman dahulu ada dan dipercaya mampu mengundang hantu, yaitu kuntilanak. Lagu untuk mengundang hantu ini merupakan lagu gending jawa yang disandingkan dengan pakem macapat. Pakem macapat sendiri terdiri dari 11 pakem yang didalam salah satu pakem tersebut terdapat pakem yang sangat terkenal, yaitu pakem durna. Lagu ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga yang merupakan seorang wali yang menyebar agama islam melalui seni. Pada awalnya lagu ini berjudul durmo lingsir wengi yang berarti penolak makhluk halus, namun seiring waktu, banyak orang yang malah menganggapnya lagu pengundang hantu.

Malam Satu Suro

Kemudian, lagu selanjutnya yang dianggap sebagai lagu pengundang hantu adalah lagu malam satu suro. Dalam lirik lagu ini, sebenarnya tidak ada lirik yang menjurus pada ritual mengundang setan atau sebagainya. Namun, karena efek dari film Susana, yaitu dimana lagu ini dinyanyikan oleh suketi, sosok hantu dalam film yang diperankan suzana, maka kesan menyeramkan pun muncul dalam lagu ini. Karakter mistis dari suzana dalam film tersebut telah mengubah stigma masyarakat pada lagu malam satu suro dan banyak yang menganggap lagu itu mampu mengundang hantu yang ada di sekitar mereka.

Asereje

Asereje merupakan salah satu lagu yang pernah hits dahulu. Lagu ini hits karena disertai dengan tarian yang unik. Namun, siapa sangka, ternyata lagu ini disinyalir merupakan lagu guna memanggil jiwa yang sudah mati. Lagu ini digunakan untuk memanggil arwah orang yang mati oleh suku assab yang berada di barat laut afrika. Hal ini didapat melalui penerjemahan dengan menggunakan Bahasa Amerika selatan yang menunjukkan kode nama untuk iblis atau setan. Oleh karena itu, lagu ini kini telah hilang entah kemana karena beberapa orang menjadi takut menyanyikan lagu ini, terutama ketika mereka sendirian.

Nina Bobo

Siapa yang sering menyanyikan lagu ini untuk adik atau anaknya? Bagi orang awam, mungkin lagu ini adalah lagu yang dapat menidurkan. Namun ternyata, usut punya usut, lagu ini merupakan lagu persembahan seorang ibu bagi seorang anak yang meninggal di usia muda. Anak tersebut bernama Helenina Mustika van Rodjnik. Menurut sejarah, setelah anak tersebut meninggal, arwah anak tersebut kembali ketika dinyanyikan lagu ini karena dahulu, ibunya depresi karena kematian anak ini dan terus menyanyikannya. Ternyata lagu yang sering dinyanyikan bisa jadi merupakan lagu mengundang hantu.

Mantra Jelangkung

Jelangkung tentu sudah tidak asing lagi untuk kita. Jelangkung adalah permainan mengundang hantu dengan menggunakan boneka kayu yang terbuat dari batang kayu sebagai badan dan kepala yang terbuat dari batok kepala. Lagunya pun tentu tidak asing di telinga banyak orang dan tentunya, lagu pengundang hantu sudah menjadi mitos yang mendarah daging di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *